-
Arab Saudi menghentikan pendanaan 200 juta dollar untuk Met Opera akibat dampak perang Iran.
-
Prioritas anggaran kerajaan kini dialihkan untuk proyek domestik yang dianggap sangat esensial.
-
Konflik regional menyebabkan gangguan pariwisata dan evaluasi besar-besaran terhadap investasi global Saudi.
Suara.com - Konflik bersenjata antara Amerika Serikat - Israel melawan Iran kini mulai meruntuhkan komitmen finansial global kerajaan Arab Saudi.
Langkah drastis ini terlihat saat Riyadh memutuskan untuk membatalkan komitmen pendanaan sebesar 200 juta dollar kepada Metropolitan Opera House.
Dikutip dari MME, padahal pusat seni terkemuka di New York tersebut sedang berada dalam kondisi finansial yang sangat mengkhawatirkan.
Keputusan mengejutkan ini menandakan adanya pergeseran prioritas ekonomi di tengah ketidakpastian jalur perdagangan minyak di Timur Tengah.
Stabilitas keuangan negara-negara Teluk kini berada di titik nadir akibat blokade ketat di Selat Hormuz.
Kepala pengelola Metropolitan Opera menyebutkan bahwa pihak kerajaan secara resmi menarik diri dari kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
Alasan utama penghentian suntikan dana ini adalah kerugian ekonomi yang cukup signifikan akibat perang yang berkepanjangan.
Riyadh mengisyaratkan bahwa mereka saat ini hanya akan mengucurkan anggaran untuk proyek-proyek yang dianggap mendesak bagi rakyatnya.
Pembatalan ini menjadi pukulan telak bagi Met Opera yang telah menghabiskan sepertiga dana abadi mereka untuk bertahan.
Baca Juga: Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
"Mereka hanya mengerjakan proyek-proyek yang esensial," ujar Peter Gelb, Manajer Umum Met Opera kepada NYT.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan untuk operasional gedung opera tersebut dianggap bukan lagi agenda yang utama saat ini.
"Pendanaan Met jatuh di luar apa yang dianggap penting," tambahnya menceritakan isi pembicaraannya dengan pejabat Arab Saudi.
Sebelum perang pecah, Arab Saudi sebenarnya telah setuju untuk menjadi penyelamat finansial bagi lembaga seni tersebut.
Sebagai timbal balik, Met Opera dijadwalkan akan menggelar pertunjukan eksklusif selama tiga minggu setiap musim dingin di Saudi.
Namun rencana besar untuk mendiversifikasi ekonomi lewat jalur seni dan budaya kini harus tertunda sementara waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru
-
John Herdman Punya Kunci Taklukan Kamboja, Timnas Indonesia Pesta Berapa Gol Malam Ini?
-
Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini, Nadeo Argawinata: Pantang Anggap Remeh Lawan