- Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, untuk menghormati perjuangan kaum buruh Indonesia.
- Pengumuman peresmian museum tersebut disampaikan Presiden dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.
- Marsinah sebelumnya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025 pada tanggal 10 November 2025.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan rencana hadir dalam peresmian Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur.
Pengumuman ini disampaikan Presiden di hadapan lautan massa dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap perjuangan kaum buruh. Apalagi, pemerintahannya telah secara resmi mengangkat Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.
"Saudara-saudara, kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Glundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah," ujar Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan peserta aksi, Jumat (1/5/2026).
Museum yang terletak di tanah kelahiran sang aktivis buruh tersebut diharapkan menjadi pusat edukasi sejarah perjuangan pekerja di Indonesia.
Menurut Prabowo, menjadikan Marsinah sebagai pahlawan merupakan bagian dari rangkaian kebijakan pemerintah yang konsisten berpihak pada rakyat kecil.
"Saya kira dalam satu tahun ini saudara-saudara bisa menilai kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh," tegasnya.
Sebelumnya, nama Marsinah menjadi sorotan setelah resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025.
Penganugerahan gelar pahlawan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca Juga: Datang ke Monas, Prabowo Lakukan Gestur 'Oke Gas' di Peringatan May Day 2026
Penetapan yang tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK Tahun 2025 itu diumumkan oleh Sekretaris Militer Presiden.
Selain Marsinah, terdapat sembilan tokoh lain yang juga mendapat gelar serupa, termasuk Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia yang menjabat saat kematian tragis Marsinah terjadi.
Berita Terkait
-
Datang ke Monas, Prabowo Lakukan Gestur 'Oke Gas' di Peringatan May Day 2026
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi
-
'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan
-
Ziarah ke Makam Marsinah, Buruh Hidupkan Semangat Perjuangan di May Day 2026
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus
-
Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026