- Ribuan warga melakukan aksi protes di Mexico City pada 10 Mei 2024 terkait maraknya kasus penghilangan orang.
- Demonstrasi menuntut keadilan bagi korban perang kartel narkoba menjelang penyelenggaraan Piala Dunia tahun 2026 mendatang di Meksiko.
- Terdapat lebih dari 130 ribu kasus orang hilang akibat lemahnya perlindungan negara dan kuatnya jaringan kejahatan terorganisir.
Suara.com - Ribuan warga turun ke jalan di Mexico City pada Hari Ibu Internasional, Minggu (10/5) waktu setempat, untuk memprotes kekerasan dan impunitas yang masih menghantui Meksiko menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Aksi tersebut dipimpin kelompok ibu yang anggota keluarganya hilang akibat perang kartel narkoba yang telah berlangsung selama puluhan tahun di negara itu.
Dalam pernyataannya, kelompok keluarga korban meminta para penggemar sepak bola dunia ikut memberi perhatian terhadap tragedi kemanusiaan yang terus terjadi di Meksiko.
“Tidak ada yang bisa dirayakan, karena para ibu di Meksiko sedang memainkan pertandingan paling sulit, yaitu perjuangan demi keadilan,” tulis mereka seperti dikutip dari Reuters.
Para demonstran berjalan di sepanjang Paseo de la Reforma sambil membawa foto anggota keluarga yang hilang.
Mereka meneriakkan slogan, Meksiko, juara dalam kasus penghilangan orang.
Salah satu peserta aksi, Graciela Perez Rodriguez, mengaku harus berjuang sendiri mencari keluarganya yang hilang sejak 2012 di negara bagian Tamaulipas.
Putrinya bersama empat anggota keluarga lain menghilang saat melintas di jalan raya usai melakukan perjalanan dari Amerika Serikat.
“Kami harus mulai berjuang sendiri karena tidak ada yang mau menangani kasus penghilangan ini,” kata Rodriguez.
Baca Juga: 9 Pemain Kejar Rekor Gila di Piala Dunia 2026: Dari Messi hingga Kylian Mbappe
Ia mengaku khawatir kasus keluarganya mulai dilupakan karena sudah hampir 14 tahun berlalu tanpa kejelasan.
Meksiko saat ini tercatat memiliki lebih dari 130 ribu kasus orang hilang.
Lonjakan kasus mulai terjadi sejak 2006 ketika pemerintah meluncurkan perang melawan kartel narkoba.
Banyak keluarga korban menilai negara gagal memberikan perlindungan maupun keadilan.
Bahkan, aparat kepolisian dan pejabat pemerintah kerap dituding terlibat dalam sejumlah kasus penghilangan paksa.
Kelompok kebijakan publik Mexico Evalua menyebut kasus penghilangan orang di negara tersebut meningkat hingga 200 persen dalam satu dekade terakhir.
Peningkatan itu disebut berkaitan erat dengan semakin kuatnya jaringan kejahatan terorganisir di Meksiko.
Sementara itu, pemerintah Meksiko pada Maret lalu menyatakan lebih dari 40 ribu orang yang tercatat hilang kemungkinan masih hidup setelah dilakukan peninjauan ulang data nasional.
Berita Terkait
-
9 Pemain Kejar Rekor Gila di Piala Dunia 2026: Dari Messi hingga Kylian Mbappe
-
Piala Dunia 2026 Bisa Jadi 'Neraka Dunia': Suhu Panas Bisa Tembus 43 Derajat
-
Cedera Parah, Gelandang Atletico Madrid Terancam Absen Bela AS di Piala Dunia 2026
-
Fred Rutten Mundur dari Timnas Curacao, Dick Advocaat Berpeluang Kembali untuk Piala Dunia 2026
-
Bosnia dan Herzegovina Umumkan Daftar Pemain untuk Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Jadi Kapten Tim
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar