- MPR RI memutuskan mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat untuk menjamin keadilan.
- Pimpinan MPR RI menunjuk juri independen dari kalangan akademisi dan profesional untuk menggantikan seluruh tim juri sebelumnya.
- Sekretariat Jenderal MPR RI menargetkan pelaksanaan lomba ulang tersebut dapat diselesaikan secepat mungkin pada bulan Mei tahun 2026.
Suara.com - Pimpinan Majelis Persyaratan Rakyat (MPR) RI bergerak cepat menindaklanjuti keputusan untuk mengulang kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Guna memastikan transparansi dan rasa keadilan, tim juri yang bertugas dalam lomba ulang tersebut dipastikan berasal dari unsur independen dan tidak melibatkan staf internal Sekretariat Jenderal MPR RI.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa pergantian total tim juri merupakan langkah mutlak untuk memulihkan kepercayaan peserta dan publik.
Juri-juri yang terlibat sebelumnya tidak akan disertakan kembali dalam proses penilaian lomba ulang ini.
"Dari sisi pelaksanaan, tentu pelaksanaannya adalah Sekretariat Jenderal MPR, tetapi semua juri yang terlibat adalah orang yang independen, yang tidak terlibat dalam proses kemarin. Yakni, tidak ada unsur dari Sekretariat Jenderal MPR," ujar Ahmad Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Senada dengan Muzani, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI Siti Fauziah merinci bahwa juri independen tersebut akan diambil dari kalangan profesional yang memiliki keahlian di bidang terkait.
"Unsur akademisi. Unsur dinas, akademisi, itu yang akan kita ambil," kata Siti Fauziah saat ditanya mengenai latar belakang juri baru yang akan bertugas.
Terkait waktu pelaksanaan, Siti Fauziah menyatakan bahwa pihaknya berupaya menyelenggarakan kompetisi ulang tersebut secepat mungkin.
Ia menargetkan lomba tersebut dapat tuntas dilaksanakan pada bulan Mei ini, bahkan jika memungkinkan dalam minggu berjalan.
Baca Juga: Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
"Secepatnya. Iya. Bulan ini. Eh kalau tanggal kita akan koordinasi dulu karena itu kan istilahnya lomba ulang, jadi kan semuanya harus seperti lomba yang kemarin. Jadi harus ada panggung, ada lain-lain. Nah ini kita akan koordinasi kapan kesiapannya, kalau bisa minggu ini minggu ini, gitu kan, supaya bisa cepat terselesaikan," jelas Siti.
Sekretariat Jenderal MPR saat ini tengah melakukan koordinasi intensif terkait kesiapan teknis dan sarana prasarana di lokasi lomba agar suasana pertandingan ulang tetap representatif dan kompetitif layaknya babak final yang sebelumnya.
Langkah ini diambil sebagai komitmen MPR RI dalam memberikan pendidikan demokrasi dan kebangsaan yang sehat bagi para generasi muda.
Berita Terkait
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini
-
Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu