News / Internasional
Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB
Api dan asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) / AFP]
Baca 10 detik
  • Serangan drone dan artileri Israel di berbagai wilayah Gaza pada Sabtu (30/5) menewaskan dokter serta warga sipil.
  • Pasukan Israel menghancurkan rumah warga di Gaza utara di tengah situasi konflik yang terus berlangsung sejak Oktober.
  • Pemukim Israel melakukan perusakan properti dan lahan pertanian warga Palestina di Tepi Barat sepanjang bulan April 2026.

Suara.com - Serangan Israel di Jalur Gaza kembali menelan korban jiwa di tengah gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Sedikitnya dua warga Palestina tewas, termasuk seorang dokter senior, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka dalam serangkaian serangan yang terjadi saat perayaan Idul Adha.

Salah satu korban tewas adalah Dr. Jamal Abu Aoun, Kepala Departemen Anestesi Rumah Sakit Al-Yafa di Deir al-Balah, Gaza tengah.

Ia meninggal dunia setelah serangan drone Israel menghantam area dekat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa pada Sabtu (30/5).

Sumber medis di Rumah Sakit Al-Aqsa menyebut jenazah Jamal Abu Aoun bersama tiga korban luka, termasuk seorang anak, dibawa ke rumah sakit setelah serangan tersebut.

"Jenazah Jamal Abu Aoun dan tiga korban luka, termasuk seorang anak, tiba di rumah sakit setelah serangan drone Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di dekat rumah sakit," kata sumber medis setempat seperti dilansir dari Aljazeera.

Serangan Drone Israel membuat tempat tinggal Komandan Senior Hamas, Hassan Farhat, terbakar. (X)

Pada hari yang sama, artileri Israel juga menggempur wilayah timur dan selatan Kota Khan Younis di Gaza selatan.

Serangan lain dilaporkan menghantam Kamp Pengungsi Al-Bureij di wilayah Gaza tengah.

Beberapa jam kemudian, seorang warga Palestina lainnya dilaporkan tewas dalam serangan drone Israel di dekat Pasar Firas, salah satu pusat perdagangan tersibuk di Kota Gaza.

Baca Juga: Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Selain serangan udara, pasukan Israel juga dilaporkan merobohkan sejumlah rumah warga di sebelah timur Beit Lahiya, Gaza utara.

Langkah itu menambah panjang daftar kerusakan kawasan permukiman yang telah hancur akibat konflik berkepanjangan.

Menurut data Kantor Media Pemerintah Gaza, sedikitnya 922 warga Palestina tewas dan 2.786 lainnya terluka sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober lalu.

Otoritas Palestina juga mencatat lebih dari 72.000 warga tewas dan sekitar 172.000 lainnya terluka sejak perang pecah pada Oktober 2023.

Sementara itu, situasi di Tepi Barat yang diduduki juga memanas.

Load More