- Satpol PP Jakarta Selatan menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Blok M Square pada Kamis, 4 Juni 2026 pagi.
- Petugas gabungan berhasil menghalau sembilan pedagang serta mengamankan barang bukti berupa lima gerobak dan empat boks minuman.
- Seluruh barang bukti yang disita kemudian dibawa ke gudang penyimpanan di Kebayoran Lama untuk diproses sesuai aturan berlaku.
Suara.com - Penertiban kawasan Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kembali digelar pada Kamis (04/06/2026) pagi.
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, menyatakan bahwa penertiban ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan menjaga ketertiban umum di wilayah ibu kota.
“Petugas berhasil menghalau 9 PKL,” ujar Nanto dalam keterangan resminya.
Operasi penertiban ini digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Melawai bersama sejumlah unsur gabungan di wilayah tersebut.
Penertiban melibatkan Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru, Dinas Perhubungan, Babinsa, PPSU, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Lima gerobak dan empat boks minuman turut diamankan dari para pedagang kaki lima yang masih berjualan di area sekitar pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan itu.
Seluruh rangkaian operasi berjalan kondusif dengan situasi aman terkendali di bawah cuaca cerah.
Barang bukti yang disita selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. “Dibawa ke gudang Kebayoran Lama,” papar Nanto.
Kawasan Blok M Square merupakan salah satu titik keramaian di Jakarta Selatan yang kerap menjadi lokasi tumbuhnya PKL liar di bahu jalan dan trotoar.
Baca Juga: Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
Sebelumnya, operasi penertiban juru parkir liar juga dilangsungkan di sana dengan puluhan dari mereka terjaring dan diserahkan ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk pembinaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan