-
Sultan Brunei menunjuk Pangeran Abdul Mateen sebagai Menteri Luar Negeri untuk mempercepat regenerasi kepemimpinan.
-
Perombakan dilakukan saat kesehatan Sultan Hassanal Bolkiah yang berusia 79 tahun mulai menurun drastis.
-
Sultan tetap merangkap tiga jabatan inti sementara posisi Putra Mahkota dipastikan tidak berubah.
Suara.com - Kerajaan Brunei Darussalam resmi memulai langkah penyegaran takhta dengan menempatkan generasi muda di pos pimpinan tertinggi diplomasi negara.
Sultan Hassanal Bolkiah secara mengejutkan mengangkat putra populernya, Pangeran Abdul Mateen, untuk mengemban tugas baru sebagai Menteri Luar Negeri.
Kebijakan strategis ini diambil sebagai langkah taktis dalam mempersiapkan masa depan kepemimpinan di tengah dinamika monarki kaya minyak tersebut.
Penunjukan ini sekaligus menjadi sinyal kuat penguatan peran politik anak muda di lingkaran utama pemerintahan absolut Asia Tenggara.
Langkah regenerasi ini juga dibarengi dengan penunjukan Prince Abdul Malik sebagai Menteri di Kantor Perdana Menteri.
Keputusan perombakan kabinet ini mengemuka di tengah sorotan publik terhadap kondisi fisik Sultan Hassanal Bolkiah yang kian menurun.
Penguasa berusia 79 tahun itu mulai membatasi agenda publik akibat gangguan kesehatan, termasuk operasi lutut awal tahun ini.
Kendati kondisi fisiknya melemah, Sultan dipastikan tetap memegang kendali penuh atas tiga kementerian paling vital di negara tersebut.
Melalui pengumuman resmi pemerintah, ditegaskan bahwa posisi Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan tidak mengalami perubahan.
Baca Juga: Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia
Posisi strategis tersebut tetap berada di bawah kekuasaan langsung sang Sultan demi menjaga stabilitas politik domestik.
Pangeran Abdul Mateen yang berumur 34 tahun selama ini lebih dikenal publik dunia lewat popularitasnya yang masif di media sosial.
Meskipun berada di urutan suksesi yang cukup jauh, kepemimpinan diplomasinya dinilai sudah dipupuk sejak mendampingi lawatan kenegaraan sang ayah.
Sultan Hassanal mengatakan, Abdul Mateen akan tetap melanjutkan karier militernya sembari menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri.
Figur berlatar belakang militer lulusan Inggris ini juga dikenal sebagai pilot helikopter handal dan atlet polo berprestasi.
Dengan masuknya Mateen dan Abdul Malik, representasi keluarga inti kerajaan di dalam jajaran kabinet kini bertambah menjadi empat orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!
-
Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak Bisa Berujung Resistensi Publik
-
Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Bawa Misi Zero Tolerance Korupsi
-
Review Ghost Buzzer: Horor Keluarga yang Nyaris Punah di Indonesia
-
5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif
-
Peran Guru Tak Lagi Sekadar Mengajar, Kini Ikut Bentuk Kebiasaan Finansial Siswa
-
5 Langkah Mudah Merawat Jam Tangan Stainless Steel, Biar Tetap Kinclong