- Dua warga negara asal Brunei Darussalam terlibat perkelahian maut di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 6 Mei 2026.
- Korban berinisial MHF meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama sepuluh hari akibat luka serius di kepala.
- Polisi telah menangkap pelaku berinisial MIA di Kebayoran Lama pada 25 Mei 2026 untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Suara.com - Polisi mengungkap fakta di balik perkelahian maut yang melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Insiden yang sempat viral di media sosial itu berujung pada tewasnya satu orang korban setelah menjalani perawatan intensif selama 10 hari.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Benar, telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Korban diketahui berinisial MHF (30). Ia mengalami luka serius di bagian belakang kepala akibat pertikaian yang terjadi pada 6 Mei 2026 dini hari.
Menurut Budi, korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
"Kejadiannya di depan toko olahraga Restu Sport, Blok M Hub, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, sekitar pukul dini hari WIB," ujarnya.
Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pelaku berinisial MIA (33).
Ia merupakan seorang selebgram dengan nama Woodyrman alias Mohammad Irman Ali. Polisi telah menangkapnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
“Keduanya (korban dan pelaku) merupakan warga negara asing asal Brunei,” beber Andaru.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video perkelahian yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria terkapar di atas aspal usai terlibat duel dengan pria berpakaian serba hitam.
Salah satu akun yang mengunggah rekaman itu adalah Instagram @viraljakartaselatan. Dalam video yang beredar, korban terlihat terjatuh di jalan setelah terlibat pertikaian yang kemudian berujung maut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna