- Pemerintah membongkar 109 tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said untuk memperlebar jalur pedestrian sepanjang 3,8 kilometer.
- Proyek penataan ini mengintegrasikan jalur sepeda, perbaikan drainase, serta fasilitas pendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas yang lebih aman.
- Seluruh pembangunan infrastruktur trotoar di kawasan tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum perayaan HUT Jakarta ke-499 pada Juni 2026.
Suara.com - Dulu, berjalan kaki di Jalan HR Rasuna Said adalah ujian kesabaran tersendiri. Pandangan mata harus lebih sering tertuju ke bawah, menghindari pijakan tidak rata, penutup lubang utilitas, dan kerusakan trotoar yang bisa membuat orang tersandung.
Kini, pemandangan itu berangsur berubah.
Menghapus Warisan Mangkrak
Pembenahan kawasan ini dimulai dengan selesainya pembongkaran 109 tiang monorel yang mangkrak selama 21 tahun. Begitu tiang-tiang beton itu raib, ruang bekas pilar langsung dimanfaatkan untuk pelebaran trotoar.
Jalur pedestrian sepanjang 3,8 km diperlebar hingga 8 meter. Jalur sepeda dibangun, drainase diperbaiki, lampu penerangan ditata ulang, semuanya dengan konsep Complete Street. Guiding block berwarna kuning untuk penyandang disabilitas pun telah terpasang, dan tiang pembatas dipasang agar kendaraan tak lagi menerobos jalur pejalan kaki.
Hasilnya kini bisa dilihat dan dirasakan langsung. Di sisi selatan koridor, guiding block kuning itu membentang tegas di sepanjang jalur pedestrian yang lapang.
Pohon-pohon muda baru saja ditanam dengan penyangga kayu. Tanah merah di sekitar akarnya menandakan penanaman yang belum lama dilakukan.
Tiang lampu berwarna putih berdiri kokoh di atas pondasi yang masih segar, sementara jalur sepeda berwarna hijau memisahkan trotoar dari lajur kendaraan.
Di kejauhan, jembatan penyeberangan orang dan struktur MRT yang menjulang menjadi latar belakang yang khas kawasan ini.
Baca Juga: Tiket Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni, Cek Ketentuannya di Sini!
Suara dari Trotoar
Perubahannya mulai terasa. Para pejalan kaki mengaku mulai nyaman berjalan di trotoar Jalan HR Rasuna Said yang baru.
"Sudah lebih lega, lebih rapi," ungkap Rahma, salah seorang pekerja yang berkantor di sana.
Saya sendiri pun sempat mencoba berjalan kaki di trotoar baru itu, dan memang benar. Lantai bermotif yang kini terhampar terasa jauh berbeda dari kondisi sebelumnya.
Di sudut-sudut tertentu, gerobak makanan masih berdempetan dengan kendaraan parkir. Sebuah kontras yang jujur antara wajah kota yang sedang bersolek dan denyut ekonomi informal yang tetap ada.
Namun di beberapa titik, terik matahari masih cukup terasa menyengat. Berbeda dengan area pedestrian di seberangnya, yang sudah lebih teduh berkat keberadaan ruang hijau di sana.
Berita Terkait
-
Jakarta Fair Edisi Ke-57 Resmi Digelar di Kemayoran
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
-
Pramono Anung Berharap Shin Tae-yong Beri Kado Juara di HUT ke-500 Jakarta
-
Tiket Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni, Cek Ketentuannya di Sini!
-
FJGS 2026 Kembali Ramaikan HUT Jakarta, Saatnya Warga Berburu Promo dan Nikmati Festival Kota
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik MBG di Bogor
-
KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
-
Tunggakan Rusun DKI Disorot BPK, DPRD Minta Pemprov Tak Korbankan Warga Miskin
-
Bukti Transfer Diserahkan ke KPK, Aliran Dana Kasus Blueray Cargo Diklaim Tak Bisa Disangkal
-
Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antar Daerah Harus Tuntas Pekan Depan Demi Percepatan Pemulihan
-
Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit