News / Nasional
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:16 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, meminta pemerintah menyikapi aksi mahasiswa melalui dialog yang arif dan terbuka terhadap kritik.
  • Pemerintah perlu menyerap aspirasi mahasiswa dan mengaktualisasikannya ke dalam perbaikan kebijakan serta tata kelola Badan Gizi Nasional.
  • Pemerintah sebenarnya telah merespons tuntutan mahasiswa, namun kendala komunikasi publik membuat langkah tersebut kurang diketahui masyarakat luas.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, memberikan tanggapan terkait gelombang aksi mahasiswa yang masih berlangsung hingga kekinian.

Said Abdullah mengimbau agar pemerintah menyikapi tuntutan mahasiswa dengan cara-cara yang arif dan mengedepankan dialog.

Pernyataan ini disampaikan Said saat dimintai tanggapan mengenai pandangan PDIP terhadap dinamika aksi mahasiswa yang menyasar sejumlah kebijakan pemerintah.

"Kalau PDI Perjuangan mengimbau sebagaimana yang saya sampaikan, lebih arif, lebih bijak, pemerintah terbuka saja terhadap kritik itu. Dan penting bagi pemerintah menjadi pendengar yang baik. Kemudian diserap apa yang dimaui oleh adik-adik mahasiswa, kemudian diaktualisasi dalam berbagai kebijakan pemerintah," ujar Said di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Said tak menampik bahwa dalam perjalanan sebuah kebijakan, sering kali ditemukan celah atau kekurangan.

Ia secara spesifik menyoroti persoalan tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi salah satu perhatian massa aksi.

"Bahwa kebijakan ada yang kurang, ada kekurangan kebijakan, seperti yang saya sampaikan, tata kelola BGN, yang sekarang menjadi fakta. Nah yang begitu-begitu pemerintah insya Allah hari ini, ternyata BGN melakukan konsolidasi dan mapping terhadap anggarannya terhadap pagu anggarannya," lanjutnya.

Lebih lanjut, Said menilai bahwa pemerintah sebenarnya sudah mulai merespons kegelisahan para mahasiswa, terutama terkait pembenahan internal di tubuh BGN.

Namun, ia melihat ada masalah dalam penyampaian informasi tersebut kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!

"Pada dasarnya pemerintah sudah merespons, cuman tidak... tidak tahu saya, siapa yang mengkomunikasikan ini ke publik. Pembacaan saya seperti itu yang dilakukan oleh Kepala BGN sekarang," pungkasnya.

Load More