News / Internasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB
Sebuah insiden fatal yang melibatkan kereta kuda di Central Park, New York, merenggut nyawa seorang turis remaja berusia 18 tahun. (FOX)
Baca 10 detik
  • Romanch Mahajan, turis berusia 18 tahun, tewas setelah kereta kuda yang ditumpanginya terbalik di Central Park.

  • Pengemudi diduga lalai meninggalkan kendali kuda demi mengambil foto penumpang sebelum insiden terjadi.

  • Central Park Conservancy mendesak pengesahan Ryder's Law untuk melarang total operasional kereta kuda.

"Seorang pemuda datang untuk menikmati taman kami dan kehilangan nyawanya. Itu bukan biaya yang dapat diterima dari industri kuno yang beroperasi di tengah-tengah salah satu ruang publik yang paling padat digunakan di Amerika," tegas juru bicara lembaga pengelola tersebut.

Pemerintah kota kini didesak untuk segera mengesahkan Ryder's Law yang akan menghapus moda transportasi wisata berbasis hewan ini. Undang-undang tersebut juga nantinya menyediakan program peralihan lapangan kerja bagi para mantan kusir.

"Setiap hari kereta kuda berada di taman adalah hari di mana keselamatan warga New York dan pengunjung berada dalam bahaya," lanjutnya.

Kecelakaan tragis ini menambah daftar panjang rentetan insiden serupa yang terus berulang dalam setahun terakhir. Publik kini menanti langkah konkret dari otoritas New York untuk menjamin keselamatan di Central Park.

Sebagai konteks latar belakang, kawasan wisata ini telah mencatat delapan insiden terkait kereta kuda dalam 13 bulan ke belakang. Beberapa hari sebelumnya, seekor kuda bernama Deniz juga mendadak ambruk dan mati saat sedang menarik wisatawan di lokasi yang sama.

Load More