- Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyatakan dosen yang menempuh pendidikan doktoral tetap berhak menerima tunjangan profesi selama menjalankan tridharma perguruan tinggi.
- Dosen diharapkan mampu menyeimbangkan kewajiban mengajar dan studi agar tanggung jawab akademik kepada mahasiswa tetap terpenuhi secara proporsional.
- Pemerintah mendorong dosen memanfaatkan beasiswa untuk meningkatkan kualifikasi akademik guna memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan riset nasional.
Suara.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memastikan dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral tetap dapat menerima tunjangan profesi dosen (Serdos) maupun hak lainnya selama masih menjalankan tridharma perguruan tinggi.
Brian mengatakan pemerintah telah mengatur agar dosen yang melanjutkan studi tetap dapat menjalankan tugas akademik secara proporsional tanpa kehilangan hak yang melekat pada profesinya.
"Sekarang juga sudah ada ketentuan bahwa dosen sambil berkuliah itu tetap bisa melaksanakan tridharma, sehingga hal-hal yang sifatnya pendapatan dari Serdos dan dari lainnya itu tetap bisa diberikan meskipun dosen-dosen sambil berkuliah," kata Brian dalam Sosialisasi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Diktisaintek, Jumat (19/6/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan agar kegiatan perkuliahan dan tugas mengajar dapat berjalan seimbang. Menurutnya, studi doktoral tidak boleh mengganggu tanggung jawab dosen kepada mahasiswa, begitu pula sebaliknya.
"Tentu diharapkan kuliahnya tidak mengganggu pengajaran, dan juga pengajaran tidak mengganggu kuliah," ujarnya.
Brian menilai saat ini semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki fasilitas dan sistem pembelajaran yang memungkinkan dosen menempuh pendidikan doktoral dengan lebih fleksibel.
Selain itu, berbagai program yang tersedia di kampus dinilai dapat membantu dosen menjalani studi dengan lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
"Dan sekarang banyak sekali program-program yang ada di kampus-kampus di Indonesia yang memungkinkan pelaksanaan-pelaksanaan kuliah S3 itu bisa dilakukan dengan lebih baik, fasilitasnya juga lebih lengkap," tuturnya.
Karena itu, Brian mendorong para dosen untuk memanfaatkan berbagai program beasiswa yang disediakan pemerintah guna meningkatkan kualifikasi akademik.
Baca Juga: Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang
"Kami berharap program-program seperti ini dapat dimanfaatkan oleh teman-teman dosen. Saya percaya pasti banyak yang bersemangat untuk melanjutkan S3," katanya.
Menurut Brian, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus mendukung pengembangan riset nasional.
Berita Terkait
-
Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang
-
Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli
-
MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!
-
Ahli Pendidikan Tolak Adanya MBG: Lebih dari 2 Juta Pegawai Kantin Tergusur karena Program Ini
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI