News / Nasional
Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari berbagai universitas mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Massa PB HMI melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 19 Juni 2026.
  • Para mahasiswa menuntut pemerintah menurunkan harga BBM serta menolak adanya pemborosan anggaran negara yang tidak efektif.
  • Peserta aksi menuntut evaluasi program pemerintah, kesejahteraan guru honorer, serta penegakan supremasi sipil dalam negara demokrasi.

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari berbagai universitas mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pantauan Suara.com mereka mulai tia pukul 15.10 WIB. Massa mahasiswa tersebut tergabung dalam organisasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI).

Kedatangan mereka membawa boneka jelangkung, yang terbuat dari bambu dan dibalut dengan kain berwarna hitam, sementara kepala boneka jelangkung tersebut terbuat dari bola plastik.

Selain itu, massa juga membawa spanduk yang isinya meminta pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak atau BBM.

“Prabowo atau pertamax turun,” tulis spanduk tersebut, Jumat (19/2026).

Saat kedatangannya, massa melakukan long march dari arah Semanggi. Banyakya massa sempat menutup ruas Jalan Gatot Subroto.

Dalam aksi kali ini, PB HMI membawa sejulah tuntutan, yakni:

  1. Mengevaluasi Program MBG dan KDMP yang dinilai perlu ditinjau kembali efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap masyarakat;
  2. Menolak pemborosan anggaran negara;
  3. Menyejahterakan guru honorer melalui kebijakan yang menjamin kepastian status;
  4. Menstabilkan harga BBM guna menjaga daya beli masyarakat;
  5. Menegakkan supremasi sipil sebagai prinsip fundamental demokrasi dan negara hukum yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat.

Load More