-
Gempa kembar hingga magnitudo 7,2 mengguncang Venezuela saat hari libur nasional Rabu petang.
-
Pemerintah menghentikan pasokan bahan bakar gas demi mencegah ledakan di bangunan yang rusak.
-
Kerusakan struktural parah dilaporkan melanda wilayah pesisir Moron hingga ibu kota Caracas.
Suara.com - Gempa bumi kembar beruntun mengguncang wilayah Venezuela pada Rabu (24/6/2026) petang waktu setempat atau Kamis pagi waktu Indonesia. Guncangan hebat tersebut memicu kepanikan massal dan merubuhkan banyak bangunan di berbagai kota.
Dua lindu besar yang terjadi dalam waktu berdekatan ini tercatat sebagai salah satu bencana seismik terdahsyat di negara tersebut selama satu abad terakhir. Kekhawatiran mengenai adanya korban jiwa yang terperangkap di bawah reruntuhan kini terus meningkat.
Pemerintah setempat langsung bergerak cepat menghentikan distribusi gas guna mencegah potensi kebakaran hebat di area terdampak. Langkah darurat ini diambil setelah sejumlah infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang cukup serius.
Peristiwa mencekam ini terjadi tepat saat masyarakat sedang merayakan hari libur nasional Pertempuran Carabobo. Akibatnya, mayoritas warga sedang berada di dalam rumah ketika tanah mulai bergoyang dengan sangat kuat.
Kondisi rumah yang padat memicu kekhawatiran ganda bagi tim penyelamat yang berpacu dengan waktu. Berbagai video di media sosial memperlihatkan kepanikan luar biasa saat warga berusaha menyelamatkan diri dari bangunan yang bergoyang.
Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, segera menginstruksikan penduduk untuk mengosongkan hunian yang retak demi menghindari dampak gempa susulan. Kerusakan paling parah sejauh ini dilaporkan melanda kawasan ibu kota, Caracas.
"Kami memiliki beberapa bangunan yang mengalami kerusakan dan kami tidak ingin terjadi kecelakaan apa pun yang melibatkan gas," kata Cabello, dilaporkan AFP.
Pihak berwenang juga meminta pengguna jalan memberikan jalur prioritas bagi armada ambulans dan tim penyelamat. Proses evakuasi kini menjadi fokus utama di seluruh titik lokasi bencana.
Berdasarkan laporan resmi Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), guncangan pertama terdeteksi berkekuatan magnitudo 7,1 pada pukul 18.04 waktu setempat. Pusat gempa awal ini berada di dekat kota pesisir Moron, sekitar 168 kilometer dari ibu kota.
Hanya berselang satu menit, hantaman kedua yang jauh lebih destruktif kembali mengguncang dengan kekuatan magnitudo 7,2. Titik episentrum kedua berada 16 kilometer arah barat daya Moron pada kedalaman dangkal 10 kilometer.
Bencana geologis ini melanda di tengah momentum refleksi sejarah penting bagi seluruh rakyat Venezuela. Tanggal 24 Juni merupakan hari peringatan Pertempuran Carabobo tahun 1821, tonggak sejarah runtuhnya kolonialisme Spanyol di bawah komando Simon Bolivar.
Kini, hari yang seharusnya penuh perayaan berubah menjadi momen krusial penanganan darurat nasional akibat salah satu gempa bumi terbesar dalam sejarah modern Venezuela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen