- Suara.com dan Local Media Community menyelenggarakan Banten Media Hub 2026 di Kota Serang pada 30 Juni 2026.
- Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan bisnis dan kapasitas konten media lokal serta pelaku media sosial.
- Program tersebut mendorong kolaborasi profesional guna meningkatkan kualitas informasi serta mengurangi penyebaran hoaks di masyarakat.
Suara.com - Media lokal masih memegang peran penting sebagai sumber informasi yang dekat dengan masyarakat.
Namun, di tengah perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat, media daerah menghadapi tantangan baru, terutama terkait keberlanjutan bisnis dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan audiens.
Berangkat dari kondisi tersebut, Suara.com bersama Local Media Community (LMC) akan menggelar Banten Media Hub 2026 pada Selasa, 30 Juni 2026 di Aston Hotel Aston, Kota Serang. Kegiatan ini mengusung tema "Membangun Ekosistem Keberlanjutan Media Lokal di Banten".
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, mengatakan media lokal saat ini menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan.
Selain persoalan keberlanjutan bisnis, media juga harus merespons pergeseran audiens yang semakin banyak mengakses informasi melalui media sosial.
"Tantangan utama media lokal saat ini mencakup keberlanjutan media secara bisnis, perubahan audiens ke media sosial yang semakin masif, serta urgensi menghadirkan konten berdampak yang berkualitas," kata Suwarjono.
Menurut dia, Banten Media Hub 2026 dihadirkan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi untuk mencari berbagai peluang yang dapat memperkuat ketahanan media lokal, baik dari sisi bisnis, teknologi, maupun pengembangan audiens.
Program ini dirancang untuk mendorong media lokal agar lebih mandiri secara ekonomi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas dalam memproduksi konten yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.
Salah satu pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melibatkan dua kelompok pelaku informasi digital, yakni media lokal berbasis situs web dan homeless media yang beroperasi melalui platform media sosial.
Baca Juga: Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
Media lokal berbasis website selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem informasi daerah melalui produk jurnalistik yang terstruktur dan terdokumentasi.
Sementara di sisi lain, homeless media berkembang pesat karena memiliki kedekatan dengan audiens serta kemampuan menjangkau pengguna media sosial secara cepat.
Meski demikian, kedua kelompok tersebut memiliki tantangan masing-masing. Media berbasis website dituntut mencari model bisnis yang lebih beragam, sementara homeless media perlu memperkuat aspek tata kelola, verifikasi informasi, dan keberlanjutan usaha.
Karena itu, Banten Media Hub 2026 menjadi ruang yang mempertemukan keduanya untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas masing-masing.
"Pelibatan serta pendampingan bagi homeless media dinilai sangat esensial agar mereka mampu beroperasi dengan standar yang lebih profesional," ujar Suwarjono.
Melalui penguatan kapasitas media dan model bisnis yang lebih berkelanjutan, diharapkan kualitas informasi yang diterima masyarakat juga semakin baik, sekaligus membantu mengurangi penyebaran hoaks dan misinformasi di ruang digital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026
-
Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat