News / Internasional
Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:32 WIB
Ilustrasi serangan rudal dan drone Iran ke Israel. [Akun X @Oyamo00]
Baca 10 detik
  • Serangan drone Iran di Selat Hormuz menghentikan evakuasi ribuan pelaut oleh PBB.

  • Insiden ini merusak kesepakatan damai AS-Iran dan memicu kenaikan harga minyak mentah global.

  • AS menolak keras pungutan biaya kapal yang diterapkan Iran di jalur perairan internasional.

“Realitasnya adalah tidak ada 1 negara pun di bumi yang berhak memungut biaya atas penggunaan jalur air internasional, dan itu tidak akan pernah menjadi kondisi yang dapat diterima dalam kesepakatan apa pun,” tegas Rubio saat bertemu para menteri luar negeri negara Teluk di Bahrain.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut menghasilkan penolakan bersama terhadap segala bentuk penarikan biaya maupun klaim sepihak atas Selat Hormuz. Pihak Oman juga mengonfirmasi bahwa skenario masa depan selat tersebut sama sekali tidak melibatkan pungutan transito.

Menanggapi perdebatan mengenai istilah retribusi pelayanan yang sempat diwacanakan Iran, Rubio menanggapinya secara diplomatis namun tajam.

“Anda bisa menyebutnya tol, Anda bisa menyebutnya biaya, apa pun yang Anda ingin sebutkan. Ini adalah permainan semantik,” kata Rubio.

Aksi militer di Selat Hormuz berimbas langsung pada penutupan perdagangan minyak mentah Brent yang melonjak 2 persen ke angka 74 dolar AS per barel. Padahal, harga komoditas cair ini sempat menyentuh titik terendah sejak awal perang segera setelah memorandum damai diteken.

Dokumen perjanjian tersebut dirancang untuk menghentikan pertempuran, membuka blokade ekonomi Iran, dan memastikan Teheran tidak mengembangkan senjata nuklir. Namun, detail teknis krusial mengenai cadangan uranium yang diperkaya masih menyisakan perdebatan panjang yang harus diselesaikan dalam waktu 60 hari.

Perundingan lanjutan di tingkat pakar dijadwalkan mulai berjalan pada 30 Juni untuk membahas sanksi dan energi nuklir. Proses diplomasi ini semakin rumit karena dinamika konflik regional lain, termasuk pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon yang terus membayangi komitmen damai AS-Iran.

Load More