- PT United Tractors dan BNPB menyelenggarakan pelatihan mitigasi bencana KATANA bagi kader desa pada 22–26 Juni 2026 di Surabaya.
- Peserta dari berbagai desa binaan dibekali keterampilan praktis untuk menjadi fasilitator tanggap darurat yang mandiri di wilayahnya masing-masing.
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sinergi lintas daerah dalam membangun budaya sadar bencana untuk menciptakan desa yang lebih tangguh.
Suara.com - PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk, memperkuat kesiapsiagaan masyarakat desa melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) Kampung Tangguh Bencana (KATANA).
Program ini digelar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 22–26 Juni 2026 di UT School Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial United Tractors dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana.
Melalui program ini, desa binaan didorong menjadi lebih siap, tanggap, dan mandiri dalam menghadapi berbagai risiko.
Dalam pelatihan, peserta dibekali materi pengurangan risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons tanggap darurat. Seluruh sesi difasilitasi langsung oleh BNPB dengan pendekatan praktis dan aplikatif.
“Melalui Training of Trainers KATANA, UT bersama BNPB berupaya memperkuat kapasitas kader desa agar mampu menjadi fasilitator sekaligus penggerak kesiapsiagaan di masyarakat,” ujar perwakilan UT, Himawan.
Ia menegaskan, masyarakat yang memiliki pemahaman mitigasi bencana akan lebih siap menghadapi situasi darurat. Hal itu diharapkan mampu mendorong terbentuknya desa yang tangguh dan berdaya.
Pelatihan ini diikuti kader Kampung Tangguh Bencana dari sejumlah desa binaan, yakni Sumbergondo, Tulungrejo, Giripurno, Mojorejo, Gumingsir, Tawangargo, Aribaya, dan Sumbermujur. Mereka tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Selain itu, kegiatan juga melibatkan perwakilan BPBD dari Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Lumajang, serta BPBD Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
Keterlibatan ini memperkuat sinergi lintas daerah dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Selama lima hari, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran mulai dari pre-test, penyampaian materi, role play, hingga simulasi.
Seluruh metode dilakukan secara tatap muka untuk memastikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis.
United Tractors berharap para peserta dapat menjadi fasilitator di wilayah masing-masing.
Mereka diharapkan mampu mengedukasi masyarakat sekaligus memperkuat budaya sadar bencana di tingkat desa.
Program ToT KATANA menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Bersama para pemangku kepentingan, United Tractors berkomitmen membangun lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
-
Kacamata Kuda Pejabat Negara: Berhenti Menjadikan Warga Desa sebagai Simbol Kemunduran
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe