News / Nasional
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:13 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari. (Ist)
Baca 10 detik
  • Pemerintah menyempurnakan pelatihan SPPI untuk pengelola KDKMP dan KNMP agar lebih efektif serta memperhatikan kondisi fisik peserta.
  • Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyatakan perubahan metode pelatihan dilakukan demi mencetak SDM profesional yang berintegritas dan tangguh.
  • Pelatihan SPPI kini difokuskan pada materi bela negara dan manajerial sebagai pengganti latihan dasar kemiliteran yang sebelumnya padat.

Suara.com - Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan program pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). 

Penyempurnaan ini tidak akan mengurangi kualitas para SPPI yang akan ditempatkan sebagai pengelola dan manajer di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Esensi penting seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air, tetap dipertahankan. Namun, metode pelaksanaannya disesuaikan agar lebih efektif dan ramah terhadap kondisi fisik serta mental para peserta. 

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari mengatakan langkah penyempurnaan ini diambil untuk memastikan program semakin tepat sasaran.

“Kami ingin mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga siap menyongsong program-program prioritas pemerintah dengan penuh rasa percaya diri,” kata Qodari, dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Pemerintah optimistis bahwa perubahan ini akan membawa angin segar. Dengan metode yang lebih humanis, Qodari yakin kepercayaan masyarakat akan semakin kuat.

“Kami akan melihat lahirnya generasi penggerak yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan semangat bela negara,” kata Qodari. 

Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, melindungi, dan mengantarkan putra-putri terbaik bangsa menuju gerbang pengabdian yang sesungguhnya. Pemerintah meyakini para peserta SPPI adalah anak muda pilihan yang melangkah maju dengan satu niat mulia, yaitu mengabdi kepada negara dan membangun masa depan yang lebih baik melalui KDKMP dan KNMP. 

Untuk itu, pemerintah menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan para peserta sebagai prioritas utama. Tidak ada satu pun tujuan program pemerintah yang lebih penting daripada memastikan para peserta, para kader bangsa, dapat belajar dan berlatih dengan aman, nyaman, dan optimal.

Baca Juga: Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

“Pemerintah tidak menutup mata. Pemerintah menerima setiap saran dari masyarakat sebagai wujud kepedulian bersama,” kata Qodari. 

Pemerintah telah mengevaluasi secara menyeluruh dan memutuskan untuk menyempurnakan konsep pelatihan ini. Jika sebelumnya pelatihan ini berbasis latihan dasar kemiliteran dan manajerial yang cukup padat, kini diubah menjadi pelatihan bela negara dan manajerial.

Load More