News / Nasional
Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:11 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam ramah tamah dengan siswa Sekolah Rakyat di acara Open House Sekolah Rakyat di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (Dok: Kemensos)

“Teman-teman kita yang semangat ya. Belajar yang serius agar bisa mencapai cita-cita kita,” ajak Shafa dengan raut muka penuh harapan.

“Padahal belum bertemu orang tuanya tapi tetap ingin membahagiakan mereka. Luar biasa Shafa ini,” puji Gus Ipul dengan raut wajah bangga.

“Sekarang ada satu slogan baru yang harus selalu diingat. Kalau saya mengatakan "Siswa Sekolah Rakyat", kalian menjawab: "Setiap siswa berharga!” ajak Gus Ipul.

“Karena di Sekolah Rakyat, tidak ada anak yang dianggap gagal. Tidak ada anak yang dianggap bodoh. Setiap anak memiliki kelebihan dan potensi masing-masing.”

Ada juga calon siswa bernama Muhammad Dafa Maulana (16). Dafa merupakan salah satu contoh anak yang menjadi perhatian dalam program Sekolah Rakyat.

“Dafa, benar kamu pernah putus sekolah? Putus sekolah sejak kelas berapa?” tanya Gus Ipul.
“Kelas dua SD.”

Mendengar hal ini, Gus Ipul mengatakan Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun sekolah. Namun, yang dibangun adalah masa depan anak-anak Indonesia.

Ia ingin memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena lahir dari keluarga miskin.

“Negara harus memberi kesempatan. Dan negara harus memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik,” tutup Gus Ipul.

Baca Juga: Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Dalam kesempatan ini Gus Ipul mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan jajaran Pemkot Pasuruan karena telah ikut menyukseskan program prioritas presiden Prabowo Subianto.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut baik kolaborasi pemerintah pusat dan berkomitmen untuk terus menyukseskan program Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah, sekarang sudah terbangun sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, saat ini sudah bisa kita saksikan anak-anak kita dengan penampilan dan perubahannya cukup luar biasa. Bisa dipastikan bahwa Sekolah Rakyat ini memberikan kontribusi bagi anak anak kita selama ini tidak bisa merasakan suasana sekolah,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan open house Sekolah Rakyat anggota Komisi VIII DPR RI Syaiful Nuri, Wakil Wali Kota Pasuruan Mokhamad Nawawi, unsur Forkopimda Kota Pasuruan, para pejabat pimpinan tinggi madya dan staf khusus Kementerian Sosial, serta kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.***

Load More