- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akan membangun gudang logistik di Pelabuhan Roro, Gunungsitoli, untuk menjaga pasokan wilayah Kepulauan Nias.
- Pembangunan fasilitas strategis tersebut bertujuan mengantisipasi gangguan distribusi bahan pokok akibat cuaca buruk bagi seluruh wilayah Kepulauan Nias.
- Pemprov Sumut akan bekerja sama dengan BPS guna memetakan arus komoditas untuk meningkatkan efisiensi distribusi serta pertumbuhan ekonomi kawasan.
Suara.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akan membangun gudang logistik di kawasan Pelabuhan Roro, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat pengendalian pasokan guna mengantisipasi gangguan distribusi dan menjaga ketersediaan komoditas strategis di Kepulauan Nias, terutama saat cuaca buruk.
Rencana tersebut disampaikan Bobby Nasution saat meninjau lokasi pengembangan kawasan Pelabuhan Roro, pada Kamis, 17 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.
Menurut Bobby, gudang logistik yang akan dibangun di kawasan pelabuhan tersebut diharapkan menjadi simpul pengendalian distribusi barang bagi seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Untuk mendukung perencanaan, Pemprov Sumut akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memetakan arus komoditas yang keluar dan masuk wilayah tersebut.
"Untuk ini kita perlu kerjasama dengan pihak BPS (Badan Pusat Statistik), untuk mengukur sejauh mana arus komoditas di sini," ujar Bobby Nasution.
Ia menilai kawasan Pelabuhan Roro Gunungsitoli memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena berada di lokasi strategis dengan akses darat yang menghubungkan seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Keberadaan gudang logistik juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya distribusi, mempercepat penyaluran barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Pastikan ini bisa berfungsi dengan baik, dan bisa menjadi sarana pengendalian pasokan bahan pokok dan bahan strategis lain. Karena kendala di sini, masalah cuaca yang mengganggu proses distribusi barang dari pulau Sumatera," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Setiawan menjelaskan kawasan Pelabuhan Roro memiliki luas sekitar 25.915 m². Area tersebut terbagi dalam beberapa zona, yakni gudang seluas 5.668 m², area parkir 3.205 m², zona terminal 4.510 m², dan zona utilitas 2.977 m².
Pemprov Sumut menargetkan pembangunan dan pengembangan kawasan Pelabuhan Roro tersebut mulai dikerjakan pada tahun ini sebagai upaya memperkuat sistem logistik dan pengendalian pasokan barang di Kepulauan Nias.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
-
Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus