-
Sebuah kapal mengalami kebakaran hebat di lepas pantai Oman dekat Selat Hormuz.
-
Korps Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan dua kapal tanker yang melanggar aturan.
-
UKMTO masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran kapal di wilayah barat laut Kumzar.
Suara.com - Jalur pelayaran internasional di dekat Selat Hormuz mendadak mencekam setelah sebuah kapal tanker dilaporkan mengalami kebakaran hebat. Insiden di lepas pantai Oman ini langsung memicu kekhawatiran baru atas keamanan rute pasokan energi global.
Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi telah menerima laporan darurat mengenai kapal yang terbakar tersebut. Peristiwa mencekam ini terdeteksi berada di titik delapan mil laut sebelah barat laut Kumzar, wilayah Oman utara.
Hingga saat ini, otoritas maritim masih menyelidiki penyebab pasti dari kobaran api yang melahap kapal tersebut.
"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan pada saat ini," kata UKMTO, dikutip dari CNN Internasional, Senin (20/7/2026) pagi.
Ketegangan semakin meningkat setelah militer Iran mengklaim terlibat dalam operasi di sekitar lokasi kejadian. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan dua kapal tanker yang dianggap tidak patuh.
Berdasarkan laporan kantor berita resmi IRNA, tindakan tegas tersebut diambil setelah kedua kapal mencoba menerobos rute selatan Selat Hormuz.
Jalur yang dilewati kedua tanker tersebut masuk ke dalam perairan lepas pantai Oman.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan maritim paling krusial di dunia bagi lalu lintas tanker minyak global.
Setiap gangguan di kawasan ini selalu memicu kekhawatiran geopolitik yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan keamanan navigasi dunia.
Baca Juga: Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran
Insiden kapal terbakar dan klaim sepihak dari militer Iran ini menambah panjang daftar konflik maritim di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, pihak CNN pun belum dapat memverifikasi secara independen kebenaran dari klaim sepihak yang dilontarkan oleh pihak Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus