News / Internasional
Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB
Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia. [Instagram @infodifesa]
Baca 10 detik
  • Rapat Paripurna DPR RI secara resmi menyetujui hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
  • Persetujuan hibah tersebut merujuk pada surat Menteri Pertahanan RI tertanggal 7 Juli 2026 untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia.
  • Penerimaan kapal eks-Italia ini sempat menuai kritik mengenai transparansi prosedur serta kekhawatiran terkait beban biaya operasional jangka panjang.

Desainnya saat itu dianggap sebagai salah satu yang terbaik di kelas kapal penjelajah ringan.

Transformasi besar dilakukan di Arsenal La Spezia pada periode 1957 hingga 1962.

Proyek ini mempertahankan struktur dasar kapal, namun mengubah total sistem persenjataan dan teknologi di dalamnya.

Salah satu inovasi utama adalah pemasangan empat peluncur rudal balistik Polaris di bagian buritan.

Sistem ini dirancang untuk peluncuran panas, berbeda dengan metode dingin yang umum digunakan pada kapal selam.

Namun, ambisi tersebut terhenti karena faktor politik.

Italia akhirnya tidak jadi mengoperasikan rudal Polaris, meski seluruh sistem peluncurnya telah selesai dibangun dan diuji coba.

Meski begitu, Garibaldi tetap mencatat sejarah sebagai kapal pertama di Eropa yang mengoperasikan sistem rudal Terrier.

Kapal ini juga dilengkapi radar canggih, termasuk sistem pemantauan udara tiga dimensi yang mampu mendeteksi target jarak jauh.

Baca Juga: Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Dari sisi performa, kapal ini memiliki bobot hingga lebih dari 11.000 ton dan mampu melaju hingga 30 knot.

Dengan tenaga mencapai 100.000 HP, Garibaldi menjadi salah satu kapal tercepat di kelasnya pada masa itu.

Selain sebagai kapal tempur, Garibaldi juga berfungsi sebagai pusat komando armada.

Kapal ini aktif dalam berbagai latihan militer di kawasan Mediterania hingga operasi lintas samudra.

Setelah 33 tahun bertugas, Giuseppe Garibaldi resmi dipensiunkan pada Januari 1971.

Meski memiliki teknologi canggih, kapal ini juga memiliki keterbatasan operasional.

Ukuran yang relatif kompak membatasi kapasitas dan fleksibilitasnya dibanding kapal induk modern.

Keterbatasan tersebut kemudian mendorong Angkatan Laut Italia mengembangkan kapal generasi baru.

Load More