News / Nasional
Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB
Ilustrasi Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya. [Shutterstock/Serg Shalimoff]
Baca 10 detik
  • Polisi menyelidiki dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya di restoran Jakarta Pusat pada 13 Juli 2026.
  • Korban tercatat telah pergi ke Kuala Lumpur bersama dua anggota keluarganya melalui Semarang pada 14 Juli 2026.
  • Polres Metro Jakarta Pusat memanggil keluarga korban untuk dimintai keterangan dan belum menemukan motif kejahatan tertentu.

Suara.com - Polisi masih mendalami dugaan penculikan terhadap seorang atlet golf perempuan, Jesslyn Wijaya di sebuah restoran di kawasan Jakarta Pusat pada Senin (13/7/2026) lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan serangkaian proses untuk memastikan apakah ada perbuatan pidana atau tidak dalam peristiwa ini.

Roby juga memastikan jika pihaknya tidak akan menghentikan proses penyelidikan sampai memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta menemukan fakta sebenarnya dari peristiwa ini.

"Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat masih belum menghentikan penyelidikan sampai kami dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, dan juga memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana," ucap Roby, saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).

Berada di Luar Negeri

Roby mengaku, berdasarkan hasil pelacakan, Jesslyn saat ini telah berada di luar negeri. Ia meninggalkan Indonesia dari Semarang menuju Kuala Lumpur.

"Kejadian tersebut tanggal 13, tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes perjalanan yang kami terima," kata Roby.

Roby menyebut perjalanan Jesslyn ke luar negeri tersebut ternyata dilakukan bersama dua orang keluarganya.

"Berdasarkan informasi tersebut, J diketahui melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," ucap Roby.

Baca Juga: Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api

Roby menyampaikan, jika pihak kepolisian kini melayangkan panggilan kepada anggota keluarga Jesslyn untuk diperiksa memberikan keterangan resmi.

"Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," jelas Roby.

Roby mengaku, menyebut hingga saat ini pihaknya masih belum bisa menentukan apa motif penjemputan paksa Jesslyn hingga diterbangkan ke luar negeri.

"Untuk motif sendiri, kita masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan, namun sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan dan sebagainya," ucap dia.

Roby kemudian mengatakan bahwa di restoran tempat kejadian perkara, tidak ada kamera pengawas atau CCTV yang merekam kejadian tersebut.

"Namun, keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi memang menyampaikan ada kejadian tersebut," jelas Roby.

Load More