- Atlet golf Jesslyn Wijaya diduga diculik lima orang di Restoran Saung Kita, Jakarta Pusat, pada Senin, 13 Juli 2026.
- Rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor laporan resmi pada 16 Juli 2026.
- Meskipun laporan telah dicabut pihak keluarga, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran peristiwa dan keberadaan korban.
Suara.com - Seorang atlet golf perempuan bernama Jesslyn Wijaya diduga menjadi korban penculikan di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) lalu.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, berdasarkan keterangan rekan korban, JW didatangi oleh lima orang dan dibawa paksa dari restoran tersebut.
“Kejadian di Restoran Saung Kito pada Senin (13/7). Diduga ckata Roby saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Saat ini, kata Roby, pihaknya telah melalukan identifikasi pelaku dengan mengecek CCTV dan memeriksa para saksi, termasuk orang tua korban.
“Sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian yang dilaporkan tersebut,” kata Roby.
Namun terkini, menurut Roby, pelapor telah mencabut laporan pada Minggu (19/7/2026) lewat kuasa hukumnya.
Meski demikian, pihak kepolisian belum menghentikan penyelidikan karena masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya.
“Jadi untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya. Ada kemungkinan tidak di Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” jelasnya.
Kasus dugaan penculikan ini dilaporkan secara resmi ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (16/7/2026) lalu.
Baca Juga: Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Laporan tersebut dibuat oleh seorang teman dekat Jesslyn yang berinisial NAH (37) usai mendapat informasi adanya dugaan penculikan tersebut.
Berita Terkait
-
Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Pekerja di Roxy Mas Tewas Terjepit Lift Anjlok! Jasad Tergantung di Lantai 2 dan 3
-
Dua Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini, 413 Personel Gabungan Disiagakan
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Gemini Cocok dengan Zodiak Apa? Ini 6 Pasangan yang Paling Serasi Menurut Astrologi
-
Nathalie Holscher Nikah Besok, Undangan Akad hingga Resepsi Terungkap
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Trading Otomatis: Cara TradingPRO Buka Peluang Membangun Kekayaan bagi melalui Copy Trading
-
Apakah Agustus 2026 Ada Long Weekend? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan
-
Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta
-
Shio Tikus Cocoknya Kerja Apa? Ini Karir yang Dinilai Paling Cuan
-
Review Golden Kamuy: Konflik Berdarah Para Narapidana Kelas Kakap di Jepang
-
Rupiah Diramalkan Mulai Stabil, Bertahan di bawah Rp18.000 per Dolar AS
-
Akademisi Sepakat Pembahasan RUU Perampasan Aset Jangan Tergesa-gesa: Butuh Kehati-hatian