News / Metropolitan
Rabu, 22 Juli 2026 | 10:10 WIB
Kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta. (Suara.com/tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Kemacetan panjang akibat kendaraan besar melanda Jalan Raya Cakung-Cilincing sejak Selasa hingga Rabu pagi.
  • Kadis Perhubungan DKI Jakarta menyatakan operasional Depo Peti Kemas menjadi pemicu utama kepadatan lalu lintas tersebut.
  • Petugas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan berputar di depan Polsek untuk mengurai kemacetan.

Suara.com - Kemacetan panjang masih membelit Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, hingga Rabu (22/7/2026) pagi.

Berdasarkan laporan situasi lalu lintas dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, arus di simpang kolong Cakung Jalan Raya Bekasi masih terpantau ramai lancar.

Namun kondisi berbeda terjadi di arah Jalan Raya Cakung Cilincing yang mulai dipadati kendaraan besar.

Petugas pun mengambil langkah rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut untuk mengurai kepadatan.

“Untuk yang mengarah ke Jl. Raya Cakung Cilincing, sementara diarahkan lurus dan berputar di U-turn depan Polsek untuk menghindari ketersendatan di persimpangan,” papar Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak.

Kemacetan di ruas jalan ini sebenarnya bukan hal baru sejak sehari sebelumnya.

Kemacetan mengular di Jalan Raya Cakung-Cilincing telah terjadi sejak Selasa (21/7/2026) pagi.

Menurut penjelasan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, penyebab utama kepadatan adalah operasional Depo Peti Kemas.

"Kemacetan terjadi karena operasional Depo Peti Kemas yang berada di wilayah Jakarta Timur seperti (BSA, Fortune, Bunga Plumpang dan Temas). Volume tertinggi terjadi di Depo Fortune dan Bunga Plum," ujar Budi.

Baca Juga: JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur pun telah bergerak melakukan koordinasi langsung dengan pengelola depo sejak kemarin.

"Untuk melakukan pengaturan operasional di dalam Depo, agar tidak menumpuk mengakibatkan kemacetan," jelas Budi.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas pagi ini, diharapkan kebijakan tersebut menjadi solusi sementara untuk mengurai penumpukan kendaraan besar di titik persimpangan.

Masyarakat yang hendak melintasi Jalan Raya Cakung-Cilincing pun diimbau untuk mewaspadai kepadatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Load More