News / Nasional
Selasa, 14 Juli 2026 | 13:12 WIB
Kondisi JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, masih memprihatinkan pasca ditabrak truk towing pengangkut crane. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Truk towing menabrak JPO Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7/2026) dini hari akibat kelalaian pengemudi.
  • Kerusakan berat pada pondasi tiang JPO menyebabkan rencana pembongkaran demi menjamin keselamatan pengguna jalan raya sekitar lokasi.
  • Petugas mengimbau warga menggunakan empat jalur alternatif dan menerapkan rekayasa lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung.

Suara.com - Truk Towing Nyangkut Bikin Macet, JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur AlternatifJembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah usai ditabrak truk towing yang mengangkut crane pada Selasa (14/7/2026) dini hari.

Akibat insiden yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB tersebut, masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari Jalan Kapten Tendean.

Sebagai gantinya, warga disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya, atau Jalan Antasari.

Imbauan ini disampaikan karena arus lalu lintas dari arah Mampang menuju Blok M mengalami perlambatan pascainsiden.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan pihaknya telah menyiagakan 30 petugas di empat titik untuk mengatur arus lalu lintas.

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan untuk penanganan di lokasi. Dishub telah memitigasi empat titik pengaturan lalu lintas, yaitu di turunan Mampang, flyover Mampang, lokasi kejadian, dan Traffic Light Pasar Santa. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan saat kendaraan berat mulai melakukan proses evakuasi dan pembongkaran JPO," ujar Bernad di lokasi kejadian.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan hasil asesmen menunjukkan JPO mengalami kerusakan berat pada bagian pondasi tiang.

JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dipastikan akan dibongkar total setelah salah satu tiang penyangganya terlepas dari pondasi akibat ditabrak truk towing. [Suara.com/Adiyoga]

Kondisi tersebut membuat JPO harus dibongkar demi keselamatan pengguna jalan.

"Pembongkaran akan dilakukan setelah jam sibuk pagi berakhir dengan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian," terang Rifki.

Baca Juga: JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas akan terus dilakukan selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung.

"Selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan agar penanganannya berjalan aman," jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyebut insiden bermula saat mobil bernomor polisi B 9077 UFU melintas di Jalan Kapten Tendean.

"Mobil bernomor polisi B 9077 UFU melintas area jalan Kapten Tendean. Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," ujar Marulitua.

Kelalaian sopir yang tidak memperhitungkan batas maksimal ketinggian muatan disebut menjadi pemicu utama insiden tersebut.

"Dikarenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO, yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah," jelas Marulitua lagi.

Informasi perkembangan kondisi lalu lintas akan disampaikan melalui kanal resmi, termasuk media sosial @dishubdkijakarta.

Load More