- Peneliti Gian Kasogi menyatakan pengusutan kasus korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah harus dilakukan menyeluruh pada Rabu, 22 Juli 2026, di Jakarta Pusat.
- Penyidik didorong menelusuri tindak pidana pencucian uang dan aliran dana guna memulihkan aset negara serta mengungkap jaringan pelaku yang terlibat.
- Pakar hukum pidana Mohammad Saleh Gawi meminta masyarakat mengawal kejelasan penanganan perkara hukum yang kini berada di Kejaksaan Agung.
"Publik berharap proses hukum dilakukan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat integritas lembaga penegak hukum serta memastikan tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana," ujarnya.
Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Mohammad Saleh Gawi menilai masyarakat perlu terus mengawal penanganan perkara tersebut agar proses hukum berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Saleh, perkara yang sebelumnya ditangani penyidik kepolisian kini telah berada dalam penanganan Kejaksaan Agung sehingga publik perlu memperoleh kejelasan mengenai tahapan proses hukum yang sedang berjalan.
"Yang perlu dikawal adalah kejelasan penanganan perkara ini. Apakah kewenangan Kejaksaan sebatas menerima pelimpahan berkas perkara atau melakukan penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan yang dimiliki. Selanjutnya, Kejaksaan harus menindaklanjutinya sesuai KUHAP yang berlaku," kata Saleh.
Ia juga menyoroti dinamika proses hukum yang, menurutnya, perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan berbagai persepsi.
Saleh berharap Kejaksaan memberikan informasi resmi mengenai perkembangan penanganan perkara sehingga proses penegakan hukum dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat.
Kegiatan public review tersebut menghadirkan Pakar Hukum Pidana Mohammad Saleh Gawi, Praktisi Hukum Rusdiansyah, Peneliti Senior FORMAPPI Lucius Karus, dan Peneliti Kebijakan Publik Gian Kasogi. Acara itu dihadiri oleh mahasiswa, peneliti, praktisi hukum, serta masyarakat umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Update John Herdman: Timnas Indonesia Tambah 1 Kiper Jelang Piala AFF 2026
-
Jasa Barcode Bodong Pertamina Ramai, Alphard Sukses Isi Pertalite
-
Mengapa Muka Air Danau Toba Terus Menurun? BRIN Ungkap Biang Kerok Sebenarnya
-
Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung
-
Sakit Ibu
-
Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler
-
Prediksi: Satu Pemain Keturunan Dicoret John Herdman dari Skuad Piala AFF 2026
-
Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung
-
Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim
-
Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi