-
Lembaga CISA dan FBI memperingatkan bahaya serangan peretas Iran pada fasilitas vital Amerika.
-
Target peretasan meliputi rumah sakit, jaringan air, pengelolaan limbah, hingga fasilitas pembangkit listrik.
-
Kelemahan jaringan swasta AS dimanfaatkan peretas Iran sebagai aksi balasan perang asimetris.
Suara.com - Hacker yang terafiliasi dengan pemerintah Iran dilaporkan gencar meretas berbagai perangkat elektronik terhubung internet pada fasilitas vital publik di Amerika Serikat.
Kelompok peretas ini mengeksploitasi celah keamanan guna merusak kelancaran layanan mendasar yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sinyal bahaya tersebut resmi dilayangkan oleh badan keandalan siber CISA bersama biro investigasi federasi FBI melalui peringatan bersama.
"Aktor siber Iran terus menargetkan infrastruktur vital AS, dan FBI berkomitmen untuk mengidentifikasi, mengganggu, serta memberikan konsekuensi bagi mereka yang bertanggung jawab," kata Asisten Direktur Divisi Siber FBI, Brett Leatherman, dalam sebuah pernyataan.
Langkah pencegahan ini memberikan panduan teknis bagi para pengelola jaringan internal untuk membentengi sistem dari gempuran digital yang kian agresif.
"Penasihat ini memberikan informasi yang dibutuhkan pembela jaringan untuk mengidentifikasi aktivitas berbahaya, memperkuat pertahanan mereka, dan mengurangi peluang bagi aktor siber Iran untuk mengganggu layanan mendasar yang diandalkan warga Amerika," tambah Leatherman.
Keterlibatan pakar peretas terlatih membuat potensi kerusakan pada jaringan fisik negara menjadi sangat memprihatinkan.
Chief Executive dari firma keamanan siber Global Cyber Risk, Jody Westby, mengungkapkan kepada Al Jazeera bahwa peringatan dari pemerintah AS ini mencerminkan risiko yang nyata.
Westby menjelaskan bahwa otoritas AS telah mengamati serangan yang menargetkan infrastruktur vital AS yang mereka yakini secara jelas dilakukan bersama kelompok Komando Siber Elektronik Garda Revolusi Iran.
Baca Juga: Ngeri! Iran Terang-terangan Bongkar Akal Bulus Amerika di Balik Perang Timteng
"Jadi mereka ini adalah orang-orang yang terampil dan cerdas yang melakukan serangan siber," katanya.
Sektor yang berpotensi lumpuh meliputi instalasi rumah sakit, pengolahan air bersih, sistem pengelolaan limbah, hingga jaringan pembangkit listrik nasional.
Situasi diprediksi makin kritis mengingat Amerika Serikat tengah dilanda musim panas ekstrem yang meningkatkan ketergantungan warga pada energi.
Westby menilai target peretasan tersebut, ditambah kondisi AS yang saat ini sedang mengalami musim panas yang sangat panas, mengindikasikan bahwa serangan dapat memberikan dampak yang signifikan.
Struktur tata kelola pertahanan siber sektor swasta di AS yang terpecah-pecah menjadi celah empuk bagi aksi peretasan luar negeri.
"Kondisi struktur jaringan sektor swasta yang sangat terpecah dan terfragmentasi di AS tidak memungkinkan respons pemerintah yang cepat atau berskala besar, sehingga mereka [Iran] akan memanfaatkannya," kata Westby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Sebagian Himbara Tak Lagi Miliki Bisnis Manajer Investasi, Sahamnya Dipegang Danantara
-
Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat
-
Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer
-
Warna Lipstik OMG untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini 6 Shade yang Bikin Wajah Makin Cerah
-
Kejar Tayang, Kru Harry Potter Sebut Syuting Serial Berlangsung Brutal
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pemilik Truk ODOL yang Mau Beralih ke Truk Standar
-
Review Serial The East Palace: Kisah Mistik Berdarah dari Kerajaan Joseon
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026 Sore Ini: Empat Tim Berebut Semifinal
-
Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD dari Sumur Baru