-
Pesawat amfibi Kenmore Air mendarat darurat lalu terbakar di Pulau Sucia, Washington.
-
Seluruh 11 penumpang dan pilot berhasil dievakuasi selamat dari lokasi kecelakaan perairan.
-
Empat penumpang luka dilarikan ke fasilitas medis Bellingham dan Pulau Orcas untuk perawatan.
Suara.com - Aksi penyelamatan dramatis berhasil menyelamatkan seluruh nyawa penumpang saat pesawat amfibi Kenmore Air terbakar usai mendarat darurat di Teluk Shallow dekat Pulau Sucia, Washington, Amerika Serikat.
Sinergi cepat tim penyelamat lintas batas negara berhasil mengevakuasi total 11 orang dari kobaran api di perairan utara Seattle tersebut.
Petugas medis memfokuskan penanganan pada empat penumpang yang mengalami luka-luka untuk segera mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Dua korban luka langsung dilarikan ke fasilitas medis di Bellingham, sedangkan dua penumpang lainnya dievakuasi ke Pulau Orcas guna evaluasi medis.
Insiden yang menimpa pesawat jenis de Havilland DHC-3 Otter ini terjadi sekitar pukul 17.15 waktu setempat dalam penerbangan dari Lake Union, Seattle.
Penjaga Pantai Amerika Serikat merilis foto yang memperlihatkan badan pesawat amfibi tersebut mengepulkan api besar di atas permukaan air.
Operasi penyelamatan gabungan langsung diterjunkan melibatkan Penjaga Pantai AS, otoritas Kanada, serta tim tanggap darurat lokal.
Pihak berwenang memastikan seluruh penumpang yang terdiri dari 10 penumpang dan satu pilot telah terdata dengan aman pasca-evakuasi.
"Beberapa pasien sedang ditransportasikan ke rumah sakit lokal untuk evaluasi dan perawatan medis," ujar Penjaga Pantai AS dikutip dari Reuters, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China
Pulau Sucia sendiri berada di kawasan Kepulauan San Juan, wilayah utara Washington yang berbatasan langsung dengan Kanada.
Manajemen maskapai penerbangan bergerak cepat mendampingi tim investigator untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya api setelah pendaratan darurat.
"Kenmore Air bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang yang melakukan penyelidikan, dan kami akan terus memberikan informasi yang terverifikasi saat tersedia," tegas CEO Kenmore Air, David Gudgel.
Kenmore Air dikenal sebagai maskapai pesawat amfibi terbesar di Amerika Serikat yang beroperasi sejak tahun 1946.
Setiap tahunnya, maskapai ini melayani lebih dari 90.000 penumpang untuk penerbangan berjadwal, wisata panorama, hingga penerbangan sewaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?