News / Nasional
Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:53 WIB
dea arranoya (tangkapan layar)
Baca 10 detik
  • Dea Arranoya menuai kecaman publik setelah mengunggah konten gaya hidup mewah di media sosial.
  • Unggahan kontroversial tersebut mendorong ayahnya, dr. H. Nevirizal, mengundurkan diri dari jabatan di Gayo Lues.
  • Dea telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta menghapus seluruh unggahan yang memicu polemik tersebut.

Suara.com - Nama Dea Arranoya menjadi sorotan publik setelah sejumlah unggahan di media sosialnya memicu kontroversi dan menuai kecaman luas dari warganet.

Perbincangan semakin meluas karena unggahan tersebut dinilai menampilkan gaya hidup mewah atau flexing yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.

Polemik itu juga berdampak pada sang ayah, dr. H. Nevirizal yang menjabat sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues,. Kini sang ayah akhirnya mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Salah satu unggahan yang paling banyak dibicarakan adalah saat Dea memperlihatkan deretan jeriken bahan bakar minyak (BBM) disertai tulisan, "Papaku beli minyak 15 jirigen. Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya." 

Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu berbagai kritik di media sosial.

unggahan dea arranoya (tangkapan layar)

Profil Dea Arranoya

Dea Arranoya merupakan putri dari dr. H. Nevirizal, pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Namanya sebelumnya tidak begitu dikenal publik, tetapi menjadi viral setelah sejumlah unggahan di akun media sosial pribadinya tersebar luas.

Selain unggahan mengenai jeriken BBM, Dea juga beberapa kali membagikan dokumentasi perjalanan ke luar negeri.

Salah satu unggahannya yang ramai diperbincangkan memperlihatkan aktivitas liburan ke beberapa negara Eropa.

"Hidup kadang di Paris, Inggris, Jerman," tulisnya.

Baca Juga: Viral Presiden Pecat Gubernur karena Pakai Celana Ketat saat Bersepeda di Turki

Unggahan-unggahan tersebut memunculkan anggapan bahwa Dea sedang memamerkan gaya hidup mewah. Di tengah berbagai kritik yang berkembang, perhatian publik kemudian meluas hingga menyoroti latar belakang keluarga maupun riwayat pendidikannya.

Dea Arranoya Lulusan Mana?

Di balik kontroversi yang menyeret namanya, Dea Arranoya memiliki latar belakang pendidikan di bidang kedokteran hewan.

Berdasarkan data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Dea merupakan lulusan Program Sarjana Pendidikan Dokter Hewan di Universitas Syiah Kuala. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya pada tahun 2025.

Setelah lulus dari jenjang sarjana, Dea melanjutkan pendidikan profesi dokter hewan atau koas di universitas yang sama sejak Agustus 2025.

Pendidikan profesi tersebut menjadi tahapan yang harus ditempuh sebelum memperoleh kompetensi sebagai dokter hewan.

Selain menjalani pendidikan profesi, Dea juga tercatat menempuh Program Magister (S2) Kesehatan Masyarakat di Universitas Sari Mutiara Indonesia.

Load More