- Juru Bicara Otorita IKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada Sabtu pukul 14.25 Wita.
- Tim medis RS Hermina IKN menyatakan Troy meninggal dunia secara wajar karena sebab alami.
- Sebelum wafat, Troy ditemukan tidak bernapas di Rusun ASN IKN dan memiliki riwayat hipertensi.
Suara.com - Sosok Troy Pantouw dikenal luas di kalangan jurnalis sebagai praktisi komunikasi yang berpengalaman.
Perjalanan kariernya dimulai dari dunia penyiaran sebelum akhirnya menjadi figur penting sebagai juru bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Troy Pantouw lahir di Surabaya pada 8 Mei dan menempuh pendidikan S-1 Psikologi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Troy Pantouw kemudian melanjutkan studi magister di bidang Media and Communication di Inggris.
Karier profesionalnya diawali sebagai penyiar dan reporter di sejumlah radio ternama di Surabaya.
Dari sana, ia berkembang menjadi produser hingga akhirnya terjun ke dunia televisi sebagai penyiar, reporter, dan produser eksekutif.
Pengalaman panjang di industri media menjadi fondasi kuat bagi Troy saat beralih ke dunia hubungan masyarakat (humas).
Troy Pantouw dikenal sebagai sosok yang terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi kepada publik, termasuk saat perusahaan menghadapi krisis.
Kariernya di dunia korporasi terbilang gemilang. Troy pernah menjabat berbagai posisi strategis di sejumlah perusahaan besar, termasuk sebagai Direktur Komunikasi Korporasi di PT Tirta Investama (Danone-AQUA).
Baca Juga: Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
Di posisi tersebut, ia dikenal sebagai sosok di balik sejumlah program komunikasi strategis perusahaan.
Salah satunya adalah program tanggung jawab sosial yang berhasil memberikan akses air bersih kepada puluhan ribu masyarakat.
Atas kontribusinya, Troy meraih penghargaan bergengsi PR Society Award pada 2013.
Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki pencapaian luar biasa di bidang komunikasi dan kehumasan.
Meski memiliki karier yang cemerlang, Troy tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan keluarga.
Di tengah kesibukannya, ia kerap meluangkan waktu untuk aktivitas bersama keluarga.
Berita Terkait
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo
-
Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi