- Dinas Gulkarmat DKI Jakarta memetakan wilayah rawan kebakaran pada Senin, 27 Juli 2026, guna menghadapi musim kemarau.
- Hasil pemetaan menunjukkan empat RW masuk kategori risiko sangat berat dan 915 RW berstatus risiko berat.
- Pemadam Jakarta mendistribusikan 10.666 unit APAR serta menyiagakan layanan darurat gratis 24 jam untuk warga.
Suara.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta memetakan wilayah-wilayah rawan kebakaran di Ibu Kota.
Pemetaan ini dilakukan sebagai dasar dalam menentukan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Berdasarkan data yang dirilis pada Senin (27/7/2026), terdapat 4 RW yang masuk dalam kelas risiko kebakaran sangat berat, yakni 3 RW di Kelurahan Lubang Buaya dan 1 RW di Kelurahan Jatinegara Kaum.
Selain itu, sebanyak 915 RW tercatat masuk dalam kelas risiko kebakaran berat, yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
Pemetaan tersebut disampaikan menjelang puncak musim kemarau 2026 yang menurut prediksi BMKG akan terjadi pada Agustus–September dan berpotensi berlangsung hingga awal 2027.
"Musim kemarau membuat cuaca lebih panas dan kering, sehingga potensi kebakaran meningkat," bunyi keterangan resmi yang diunggah akun Humas Jakfire di Instagram.
Untuk memperkuat perlindungan warga, Pemadam Jakarta telah mendistribusikan 10.666 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke lima wilayah kota administrasi selama periode 2022–2025.
Rinciannya, Jakarta Selatan menerima 2.358 APAR, disusul Jakarta Barat sebanyak 2.168 unit, Jakarta Utara 2.061 unit, Jakarta Pusat 2.038 unit, Jakarta Timur 2.033 unit, dan Kepulauan Seribu sebanyak 8 unit.
"APAR adalah alat yang penting untuk pemadaman api dini sebelum membesar," lanjut unggahan tersebut.
Baca Juga: Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
Selain penyediaan alat, Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Satgas Gulkarmat) juga turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran.
Masyarakat yang menghadapi keadaan darurat kebakaran diimbau segera menghubungi Jakarta Siaga di nomor 112, melalui aplikasi JAKI, atau mendatangi langsung Pos Pemadam Jakarta terdekat.
Layanan Pemadam Jakarta dipastikan gratis dan siap siaga selama 24 jam bagi seluruh warga Jakarta.
Berita Terkait
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Usai Bertemu Seskab Teddy, Pramono Anung Bocorkan Deretan Proyek Baru untuk Jakarta
-
Di Balik Jendela TransJakarta: Ada Cerita Perjuangan yang Sering Kita Lewatkan
-
Eksistensi Warga Kampung Kota Jakarta
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II