News / Internasional
Selasa, 28 Juli 2026 | 11:02 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Baca 10 detik
  • Donald Trump menerima kunjungan Netanyahu dan Zelensky secara terpisah di Gedung Putih.

  • Pertemuan berfokus pada penyelesaian perang di Iran, Lebanon, serta perdamaian Rusia-Ukraina.

  • Netanyahu dan Zelensky juga menghadiri pemakaman mendiang Senator Lindsey Graham di Washington.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadwalkan agenda diplomasi krusial dengan menerima kedatangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada Selasa.

Langkah diplomatik tingkat tinggi ini berfokus penuh pada penetapan solusi konkret atas eskalasi militer yang bergejolak di Eropa Timur dan Timur Tengah.

Pertemuan bilateral bersama Netanyahu dirancang khusus guna membedah dinamika pertempuran di Iran, percepatan perundingan dengan Lebanon, hingga perluasan cakupan Kesepakatan Abraham.

potret PM Israel Benjamin Netanyahu [ANTARA]

Trump secara terbuka mengakui adanya sedikit perbedaan sudut pandang antara dirinya dan Pemimpin Israel tersebut terkait kalkulasi strategis di Iran.

"Kami memiliki sedikit perbedaan, tetapi sangat dekat," ungkap Trump, dikutip dari CNN Internasional, Selasa (28/7/2026).

Meskipun terdapat perbedaan minor, kedua pemimpin dipastikan tetap berada dalam aliansi yang sangat solid.

Sementara itu, dialog Trump bersama Zelensky akan mengevaluasi secara mendalam skenario dan jalan tengah proses perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Pihak Gedung Putih menekankan komitmen kuat Washington untuk mendorong berhentinya pertumpahan darah yang meluas di wilayah tersebut.

"Sekarang saatnya untuk mengakhiri perang," tegas pejabat resmi Gedung Putih.

Baca Juga: Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Di sisi lain, Trump merespons dingin tuduhan Zelensky terkait dugaan keterlibatan intelijen Rusia dalam menyokong aktivitas militer Iran.

Ia meragukan klaim bahwa Moskwa membagikan informasi rahasia mengenai keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat kepada pihak Teheran.

"Saya tidak berpikir mereka telah melakukannya, tentu saja tidak pada tingkat tinggi," ujar Trump menanggapi tuduhan tersebut.

Selain menghadiri agenda pertemuan di Gedung Putih, Netanyahu dan Zelensky menjadwalkan kehadiran pada prosesi pemakaman mendiang Senator Lindsey Graham di Washington pada hari yang sama.

Kehadiran kedua pemimpin negara sahabat ini menjadi simbol penghormatan politik serta penegasan eratnya kaitan hubungan bilateral mereka dengan Amerika Serikat.

Rangkaian konflik bersenjata di Ukraina dan kawasan Timur Tengah sendiri terus menjadi pusat perhatian global akibat dampak stabilitas ekonomi serta krisis kemanusiaan yang ditimbulkannya.

Load More