-
Donald Trump menerima kunjungan Netanyahu dan Zelensky secara terpisah di Gedung Putih.
-
Pertemuan berfokus pada penyelesaian perang di Iran, Lebanon, serta perdamaian Rusia-Ukraina.
-
Netanyahu dan Zelensky juga menghadiri pemakaman mendiang Senator Lindsey Graham di Washington.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadwalkan agenda diplomasi krusial dengan menerima kedatangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada Selasa.
Langkah diplomatik tingkat tinggi ini berfokus penuh pada penetapan solusi konkret atas eskalasi militer yang bergejolak di Eropa Timur dan Timur Tengah.
Pertemuan bilateral bersama Netanyahu dirancang khusus guna membedah dinamika pertempuran di Iran, percepatan perundingan dengan Lebanon, hingga perluasan cakupan Kesepakatan Abraham.
Trump secara terbuka mengakui adanya sedikit perbedaan sudut pandang antara dirinya dan Pemimpin Israel tersebut terkait kalkulasi strategis di Iran.
"Kami memiliki sedikit perbedaan, tetapi sangat dekat," ungkap Trump, dikutip dari CNN Internasional, Selasa (28/7/2026).
Meskipun terdapat perbedaan minor, kedua pemimpin dipastikan tetap berada dalam aliansi yang sangat solid.
Sementara itu, dialog Trump bersama Zelensky akan mengevaluasi secara mendalam skenario dan jalan tengah proses perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Pihak Gedung Putih menekankan komitmen kuat Washington untuk mendorong berhentinya pertumpahan darah yang meluas di wilayah tersebut.
"Sekarang saatnya untuk mengakhiri perang," tegas pejabat resmi Gedung Putih.
Baca Juga: Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
Di sisi lain, Trump merespons dingin tuduhan Zelensky terkait dugaan keterlibatan intelijen Rusia dalam menyokong aktivitas militer Iran.
Ia meragukan klaim bahwa Moskwa membagikan informasi rahasia mengenai keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat kepada pihak Teheran.
"Saya tidak berpikir mereka telah melakukannya, tentu saja tidak pada tingkat tinggi," ujar Trump menanggapi tuduhan tersebut.
Selain menghadiri agenda pertemuan di Gedung Putih, Netanyahu dan Zelensky menjadwalkan kehadiran pada prosesi pemakaman mendiang Senator Lindsey Graham di Washington pada hari yang sama.
Kehadiran kedua pemimpin negara sahabat ini menjadi simbol penghormatan politik serta penegasan eratnya kaitan hubungan bilateral mereka dengan Amerika Serikat.
Rangkaian konflik bersenjata di Ukraina dan kawasan Timur Tengah sendiri terus menjadi pusat perhatian global akibat dampak stabilitas ekonomi serta krisis kemanusiaan yang ditimbulkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Ribuan Chat Claude Bocor di Google dan Bing, Begini Cara Mengatasinya
-
Statistik Gacor Dony Tri Pamungkas Bikin John Herdman Kasih Pujian Setinggi Langit
-
Penjualan Bersih UNVR Naik 7,1% pada Semester I 2026
-
Jepang Harus Belajar dari Indonesia? 4 Hal Ini Buktikan Transportasi Jakarta Lebih "Sat-Set"
-
Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu SARA, Pramono Anung: Jakarta Kota Terbuka!
-
Kejutkan Publik! Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia di Usia 68
-
Gaya Luis Enrique Ditiru, John Herdman Bongkar Alasan Pantau Timnas Indonesia dari Tribun
-
Bagaimana Cara Ikut War Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Ini Panduannya
-
Donald Trump Ungkap Isi Pertemuan dengan Benjamin Netanyahu dan Zelensky di Gedung Putih
-
Tak Hanya Melania, Anak Kelima Donald Trump Juga Hendak Dibunuh