- Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya memiliki cukup amunisi untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran.
- Trump mengakui bahwa sebagian persediaan persenjataan sebelumnya telah dikirim ke Ukraina pada masa pemerintahan Joe Biden.
- Pemerintah AS kini mendorong peningkatan produksi industri pertahanan untuk memperkuat sistem pertahanan rudal Patriot.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya memiliki persediaan amunisi yang cukup untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran.
Namun, ia mengakui masih membutuhkan tambahan persenjataan canggih untuk memperkuat kapasitas tempur.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan menuju Michigan.
Donald Trump menegaskan bahwa kondisi militer AS saat ini masih sangat siap.
“Kami dalam kondisi sangat baik. Tapi untuk beberapa sistem yang lebih canggih, tentu kami ingin memiliki lebih banyak,” ujar Trump dinukil dari AFP
Trump juga membantah adanya kekhawatiran terkait kekurangan amunisi.
Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki stok besar untuk berbagai kebutuhan operasi militer.
“Kami punya banyak amunisi,” katanya.
Meski begitu, ia mengakui sebagian persediaan sebelumnya telah dikirim ke Ukraina pada masa pemerintahan Joe Biden.
Baca Juga: Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
Di sisi lain, pemerintah AS kini mendorong peningkatan produksi industri pertahanan.
Salah satu fokusnya adalah sistem pertahanan rudal Patriot yang menjadi komponen penting dalam menjaga keamanan udara.
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, meski saat ini serangan militer sedang dihentikan sementara.
Washington membuka ruang diplomasi sambil tetap mempertahankan kesiapan militernya.
Trump menegaskan bahwa jeda serangan bukan berarti melemah.
Trump menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi untuk memberi peluang pada negosiasi.
“Saya punya banyak kesabaran... Kita lihat apa yang terjadi. Saya pikir ada peluang bagus sesuatu bisa tercapai,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya
-
Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar