- Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di Yordania yang berhasil dicegat.
- Kelompok Houthi menembakkan rudal ke kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai respons atas dugaan blokade.
- Teheran menutup koridor pelayaran karena menuduh Amerika Serikat melanggar kesepakatan gencatan senjata dan mengawal kapal secara ilegal.
Suara.com - Komando Pusat AS (CENTCOM) menuduh Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan AS di Timur Tengah.
“Seluruh rudal berhasil dicegat. Pasukan tetap siaga tinggi,” demikian pernyataan resmi militer AS.
Seorang pejabat AS yang dikutip Axios menyebut target serangan adalah pangkalan militer Amerika di Yordania.
Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini mempertegas eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.
Situasi kian rumit setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembakkan rudal ke kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah.
Aksi ini disebut sebagai respons atas dugaan blokade terhadap Yaman, yang dibantah oleh Riyadh.
Dalam pernyataan resmi, militer Iran menuduh AS terus melakukan tindakan provokatif dan berupaya memberlakukan blokade laut ilegal.
Selama tiga hari terakhir, kapal-kapal Iran disebut mendapat ancaman langsung saat beroperasi di wilayah perairannya sendiri.
“Tindakan Amerika Serikat ini merupakan bentuk perluasan perang di kawasan,” demikian pernyataan tersebut dinukil dari Tasnim News
Baca Juga: Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
Iran juga menegaskan bahwa setiap ancaman tidak akan dibiarkan tanpa respons tegas.
Teheran menyatakan komitmennya untuk mempertahankan kedaulatan dan hak maritim dari campur tangan asing.
Militer Iran diklaim siap menghadapi segala bentuk agresi demi menjaga stabilitas kawasan.
Ketegangan ini muncul meski sebelumnya kedua negara sempat menandatangani nota kesepahaman untuk meredakan konflik.
Dalam kesepakatan itu, Iran membuka jalur pelayaran bebas biaya selama 60 hari di selat strategis.
Namun, Iran menuduh AS melanggar kesepakatan dengan mengawal kapal melalui jalur yang dianggap ilegal.
Akibatnya, Teheran memutuskan menutup koridor tersebut hingga intervensi dihentikan.
Berita Terkait
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009
-
Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
Terkini
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?
-
5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan
-
Bos BCA Titip Pesan Buat Calon Gubernur Bank Indonesia Baru, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib