-
Gelombang panas hingga 38 derajat Celsius mengancam evakuasi korban gempa di Kumamoto Jepang.
-
Gempa bumi Kumamoto menewaskan sedikitnya 13 orang dan merusak berbagai fasilitas umum utama.
-
Ribuan personel militer dikerahkan untuk menyelamatkan korban yang tertimpa reruntuhan bangunan hancur.
Suara.com - Gelombang panas ekstrem hingga 38 derajat Celsius kini mengancam keselamatan ribuan warga Jepang dan tim penyelamat di lokasi gempa bumi Kumamoto. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan risiko serangan panas di pertengahan proses evakuasi darurat pada Rabu ini.
Pemerintah Jepang telah memobilisasi sekitar 3.600 personel militer guna mempercepat pencarian korban yang tertimbun reruntuhan. Operasi penyelamatan harus berpacu dengan bahaya dehidrasi serta kerusakan infrastruktur yang meluas di seluruh wilayah Kyushu.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelamatkan nyawa warga yang terperangkap.
"Masyarakat masih menunggu bantuan, dan setiap detik sangat berharga," ujar Takaichi pada Rabu pagi, dikutip dari NHK.
Petugas imbau para relawan dan petugas SAR mengambil waktu istirahat secara berkala demi menghindari kondisi fatal. Kota Hitoyoshi diperkirakan mencapai suhu 35 derajat, sementara Kota Kumamoto dan Amakusa menyentuh 34 derajat Celsius.
Otoritas cuaca telah menerbitkan peringatan heatstroke untuk 19 dari 47 prefektur mulai dari Kanto hingga Okinawa. Kondisi ini memperberat beban operasi pemulihan pascabencana di daerah-daerah terdampak.
Jumlah korban tewas akibat gempa dangkal berkedalaman 10 kilometer tersebut kini telah mencapai sedikitnya 13 orang. Angka kematian tersebut masih mencakup kasus-kasus yang hubungan sebab-akibatnya dengan gempa susulan sedang diselidiki.
Hancurnya pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto menjadi salah satu lokasi insiden paling parah yang memakan korban jiwa. Laporan media lokal menyebut puluhan karyawan sempat hilang kontak sesaat setelah struktur bangunan ambruk.
Selain pusat perbelanjaan, sembilan pekerja dilaporkan hilang akibat kerusakan parah di pabrik kertas Nippon, Kota Yatsushiro. Kerusakan fasilitas umum juga mencakup jembatan jalan raya utama yang retak dan tidak bisa dilalui.
Baca Juga: KBRI Jepang Ungkap Kondisi WNI Pasca Gempa Besar Kumamoto
Layanan transportasi darat dan udara lumpuh total, termasuk pembatalan seluruh jadwal penerbangan di Bandara Kumamoto sejak Selasa. Aliran listrik ke lebih dari 46.000 rumah warga dilaporkan terputus total.
Setidaknya 178 fasilitas publik di Kota Kumamoto terpaksa ditutup sementara oleh pemerintah daerah setempat. Beberapa lokasi seperti gedung olahraga dan taman publik kini difungsikan sebagai tempat pengungsian darurat.
Suhu panas yang membakar wilayah Kyushu berbanding terbalik dengan kondisi cuaca di kawasan selatan Kepulauan Izu. Hujan deras yang dipicu pergerakan front cuaca memicu bahaya tanah longsor skala besar.
Badan Meteorologi Jepang merilis Peringatan Darurat Tingkat 4 untuk ancaman tanah longsor di Kepulauan Izu. Level peringatan ini merupakan tingkatan tertinggi kedua dalam skala bahaya resmi yang digunakan di Jepang.
Gempa bumi berkekuatan kuat mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu pada Selasa pukul 16.27 waktu setempat. Survei Geologi Amerika Serikat mencatat setidaknya ada enam kali gempa susulan setelah guncangan utama.
Meskipun pusat gempa berada di darat dengan kedalaman rendah, otoritas memastikan tidak ada potensi maupun ancaman tsunami. Pemerintah pusat terus mengagendakan rapat koordinasi intensif guna memantau perkembangan penanganan darurat di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan
-
Indesk CFX10 Melonjak Lagi 0,69%, Harga Bitcoin Naik