News / Internasional
Rabu, 29 Juli 2026 | 11:45 WIB
Video dashcam Mal Aeon Kumamoto runtuh
Baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 6,8 merubuhkan Mal Aeon Kumamoto dan menewaskan sedikitnya 13 orang.

  • Kebocoran gas diduga memicu ledakan hebat yang merusak berbagai fasilitas publik di Kyushu.

  • Sebanyak 3.600 personel militer dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang terjebak reruntuhan.

Suara.com - Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 merubuhkan lantai 2 Mal Aeon Kumamoto hingga memicu ledakan gas hebat pada Selasa (28/7/2026) petang kemarin.

Kamera dasbor sebuah kendaraan milik warga Jepang merekam detik-detik dinding bangunan hancur dan menyemburkan asap pekat ke udara.

Dugaan kebocoran gas memicu ledakan beruntun yang menimbun banyak pengunjung serta pekerja di bawah reruntuhan.

Setidaknya 13 orang dinyatakan meninggal dunia akibat rangkaian guncangan utama dan susulannya hingga Rabu pagi.

Pemerintah setempat masih mengidentifikasi total pasti korban luka maupun warga yang hilang di lokasi bencana.

Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan tim penyelamat bergerak cepat menembus puing bangunan.

"Semua orang menunggu untuk ditolong," kata Takaichi, dikutip dari NHK.

Penanganan darurat berfokus membebaskan puluhan staf Mal Aeon yang hilang kontak usai struktur fisik toko ambruk.

Insiden serupa menimpa pabrik kertas Nippon di Kota Yatsushiro yang hancur hingga mengakibatkan sembilan pekerja hilang.

Baca Juga: Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang

Retakan besar juga memutuskan jembatan jalan raya utama dan menghentikan seluruh akses transportasi darat.

Layanan kereta api berhenti beroperasi total sementara penerbangan di Bandara Kumamoto dibatalkan secara menyeluruh.

Pemadaman listrik meluas hingga meredupkan cahaya di lebih dari 46.000 tempat tinggal warga.

Pemerintah daerah menutup 178 fasilitas umum termasuk taman dan perpustakaan untuk difungsikan sebagai tempat pengungsian.

Sebanyak 3.600 personel militer meluncur ke lokasi untuk membantu pemadam kebakaran serta kepolisian setempat.

Pemerintah pusat menggelar rapat konsolidasi guna mempercepat pengiriman bantuan medis dan logistik ke wilayah terdampak.

Gempa dangkal berkedalaman 10 kilometer ini melanda Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu pada pukul 16.27 waktu lokal.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatat enam kali gempa susulan tanpa adanya ancaman gelombang tsunami.

Load More