-
Gempa magnitudo 6,8 merubuhkan Mal Aeon Kumamoto dan menewaskan sedikitnya 13 orang.
-
Kebocoran gas diduga memicu ledakan hebat yang merusak berbagai fasilitas publik di Kyushu.
-
Sebanyak 3.600 personel militer dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang terjebak reruntuhan.
Suara.com - Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 merubuhkan lantai 2 Mal Aeon Kumamoto hingga memicu ledakan gas hebat pada Selasa (28/7/2026) petang kemarin.
Kamera dasbor sebuah kendaraan milik warga Jepang merekam detik-detik dinding bangunan hancur dan menyemburkan asap pekat ke udara.
Dugaan kebocoran gas memicu ledakan beruntun yang menimbun banyak pengunjung serta pekerja di bawah reruntuhan.
Setidaknya 13 orang dinyatakan meninggal dunia akibat rangkaian guncangan utama dan susulannya hingga Rabu pagi.
Pemerintah setempat masih mengidentifikasi total pasti korban luka maupun warga yang hilang di lokasi bencana.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan tim penyelamat bergerak cepat menembus puing bangunan.
"Semua orang menunggu untuk ditolong," kata Takaichi, dikutip dari NHK.
Penanganan darurat berfokus membebaskan puluhan staf Mal Aeon yang hilang kontak usai struktur fisik toko ambruk.
Insiden serupa menimpa pabrik kertas Nippon di Kota Yatsushiro yang hancur hingga mengakibatkan sembilan pekerja hilang.
Baca Juga: Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang
Retakan besar juga memutuskan jembatan jalan raya utama dan menghentikan seluruh akses transportasi darat.
Layanan kereta api berhenti beroperasi total sementara penerbangan di Bandara Kumamoto dibatalkan secara menyeluruh.
Pemadaman listrik meluas hingga meredupkan cahaya di lebih dari 46.000 tempat tinggal warga.
Pemerintah daerah menutup 178 fasilitas umum termasuk taman dan perpustakaan untuk difungsikan sebagai tempat pengungsian.
Sebanyak 3.600 personel militer meluncur ke lokasi untuk membantu pemadam kebakaran serta kepolisian setempat.
Pemerintah pusat menggelar rapat konsolidasi guna mempercepat pengiriman bantuan medis dan logistik ke wilayah terdampak.
Gempa dangkal berkedalaman 10 kilometer ini melanda Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu pada pukul 16.27 waktu lokal.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatat enam kali gempa susulan tanpa adanya ancaman gelombang tsunami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Rekaman Detik-detik Gempa Bumi Jepang, Video Mall AEON Kumamoto Ambruk
-
BRI Jadi Andalan Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Beri Apresiasi atas Penyaluran KUR Perumahan
-
Pakai BRI Kartu Kredit, Isi Bensin Kendaraan Datangkan Keuntungan Buat Dompet Anda
-
Ulasan Heroes Next Door: Membongkar Sisi Humanis Mantan Prajurit Elite
-
Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI sebagai Motor Utama Penyaluran KUR Perumahan Program 3 Juta Rumah
-
Detik-detik Plt Bupati Sukoharjo Diperiksa KPK Setelah OTT Kasus Pemerasan
-
Young K Temukan Kedamaian dalam Kesendirian di Lagu Comeback Shut the Door
-
Jika Negara Gagal Pulihkan Kepercayaan Publik, Vigilantisme Diprediksi Kian Meluas
-
Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X
-
Lampung Guyur 12 Kabupaten dengan Bibit Cabai Senilai Rp925 Juta