Suara.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan rasa aman bagi Emanuel Giai (38) dalam mengakses layanan kesehatan. Sebagai peserta JKN yang telah terdaftar selama bertahun-tahun, ia mengaku selalu mendapatkan pelayanan yang baik saat berobat di fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit, tanpa mengalami perbedaan perlakuan dibandingkan pasien umum.
“Saya merasa sangat nyaman dan tidak khawatir ketika berobat di Puskesmas atau rumah sakit dikarenakan pelayanannya ramah, profesional. Yang terpenting tidak ada perbedaan perlakuan antara peserta JKN dengan pasien umum,” ungkap Emanuel pada (20/7/2026).
Pengalaman tersebut semakin dirasakan ketika dirinya harus menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jayapura selama kurang lebih empat hari. Seluruh biaya pelayanan kesehatan dijamin oleh Program JKN sehingga ia dapat fokus menjalani pengobatan tanpa terbebani biaya.
“Ketika saya harus dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Jayapura selama kurang lebih empat hari, pelayanan yang saya terima sangat baik. Saya merasa sangat terbantu oleh Program JKN, apalagi dengan biaya yang terjamin,” lanjut Emanuel.
Menurut Emanuel, keberadaan Program JKN sangat penting bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai, khususnya mereka yang tinggal di daerah terpencil. Akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih mudah karena masyarakat tidak lagi terbebani biaya pengobatan saat membutuhkan pelayanan medis.
Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Dogiyai, ia mengaku masih sering menjumpai masyarakat, terutama aparat kampung dan warga di wilayah terpencil, yang belum memahami hak dan prosedur dalam memanfaatkan Program JKN. Padahal, pemahaman tersebut sangat penting agar masyarakat dapat menggunakan kepesertaannya secara optimal ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Saya masih sering mendengar masyarakat di kampung belum mengetahui informasi tentang Program JKN, mulai dari manfaat hingga cara mengakses layanan kesehatan. Karena itu, sosialisasi perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat memahami hak dan manfaat yang mereka miliki sebagai peserta JKN," katanya.
Ia berharap bahwa seluruh masyarakat turut menjaga keberlangsungan Program JKN, karena menurutnya, program yang diselenggarakan BPJS kesehatan itu sangat membantu seluruh masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.
"Program JKN sudah banyak membantu saya dan keluarga, terutama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Saya berharap program ini terus berjalan dengan baik sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat," tutup Emanuel.***
Baca Juga: Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Kisah Sukses BRILink Agen Kursumawati, Raih Grand Prize Super BRILink Agen 2025
-
Wujudkan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan, BPJS Kesehatan Bersinergi dengan KPK
-
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau
-
Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50