- Perjalanan Commuter Line lintas Tanjung Priok terlambat pada Kamis (30/7/2026) pagi akibat kabel wesel terpotong.
- Petugas KAI Commuter segera menerapkan sistem pemanduan manual sehingga operasional kereta tetap dapat berjalan lancar.
- KAI Commuter bersama KAI Daop 1 berkoordinasi dengan aparat untuk mengusut kasus vandalisme infrastruktur perkeretaapian.
Suara.com - Perjalanan Commuter Line lintas Tanjung Priok sempat mengalami keterlambatan pada Kamis (30/7/2026) pagi setelah terjadi dugaan aksi vandalisme terhadap infrastruktur perkeretaapian.
Kabel wesel di jalur rel Stasiun Tanjung Priok dilaporkan terpotong sehingga mengganggu operasional kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan gangguan tersebut dipicu oleh indikasi perusakan pada kabel wesel.
“Indikasinya vandalisme pada kabel wesel, terpotong,” ujar Karina saat dikonfirmasi Suara.com.
Wesel merupakan komponen vital dalam sistem persinyalan kereta yang berfungsi mengatur perpindahan jalur rel.
Meski sempat mengganggu perjalanan, KAI Commuter memastikan operasional kereta tetap berjalan karena petugas segera menerapkan sistem pemanduan manual.
“Operasional Commuter Line di lintas Tanjung Priok masih tetap dapat dilayani dengan pemanduan secara manual oleh petugas,” jelas Karina.
Perbaikan berlangsung relatif cepat sehingga gangguan tidak berlangsung lama. Namun, KAI Commuter menyayangkan masih maraknya aksi vandalisme yang menyasar infrastruktur perkeretaapian.
Kasus Kabel Dicuri
Baca Juga: Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
Insiden ini menambah daftar gangguan terhadap fasilitas kereta api dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pada Selasa (28/7/2026), petugas KAI mengamankan seorang pria yang diduga mencuri kabel grounding listrik aliran atas (LAA) di emplasemen Stasiun Cakung.
Saat ini, KAI Commuter bersama KAI Daop 1 terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar aksi serupa tidak kembali terjadi.
“Baik dari aspek pencegahan maupun penindakan atas kondisi vandalisme yang terjadi terhadap infrastruktur prasarana perkeretaapian,” tegas Karina.
KAI Commuter juga mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas perkeretaapian demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park
-
Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!
-
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru
-
KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby
-
5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar