News / Nasional
Kamis, 30 Juli 2026 | 14:11 WIB
Sesi perdana JMS 2026 bertajuk "Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media Jawa Timur" menghadirkan Ketua Harian Indonesian Creative Cities Network (ICCN) Vicky Arief Herinadharma, Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono, serta CEO KEK Singhasari David Santoso. (Dimas Angga Perkasa)
Baca 10 detik
  • Dalam Jatim Media Summit 2026, para pemangku kepentingan sepakat bahwa industri media nasional wajib melakukan transformasi beyond media.
  • Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono menyatakan bahwa penurunan trafik hingga 46 persen memaksa media meninggalkan model bisnis lama.
  • CEO KEK Singhasari David Santoso menegaskan kawasan tersebut siap mendukung transformasi media melalui kolaborasi pendidikan dan investasi internasional.

Ia menjelaskan media harus mulai masuk ke layanan konsultasi komunikasi, pengelolaan komunitas, penyelenggaraan event, produksi konten kreatif, hingga berbagai layanan berbasis teknologi AI.

Salah satu peluang besar yang kini muncul adalah Generative Engine Optimization (GEO), yaitu optimasi konten agar menjadi rujukan utama mesin AI generatif.

Menurutnya, AI justru lebih banyak mengambil referensi dari media karena memiliki kredibilitas, otoritas, dan menghasilkan informasi berbasis kerja jurnalistik.

"Kalau dulu kita mengejar SEO, sekarang kita harus mulai masuk ke GEO. Konten media yang kredibel akan menjadi referensi utama AI, dan di situlah peluang bisnis baru mulai terbuka," jelasnya.

Ia juga menilai media lokal memiliki peluang besar karena mampu menghasilkan informasi lapangan yang cepat, aktual, dan sulit ditiru platform lain.

Dikesempatan yang sama, CEO KEK Singhasari David Santoso menegaskan kawasan ekonomi khusus tersebut disiapkan sebagai pusat industrialisasi ekonomi kreatif nasional.

Menurutnya, transformasi industri media harus didukung ekosistem pendidikan, riset, investasi, hingga kolaborasi internasional.

Saat ini KEK Singhasari telah menghadirkan King's College London, Hello Motion High School, serta segera mendatangkan GMC Academy dari Australia dan India Institute of Management Bangalore yang akan fokus pada pengembangan kepemimpinan berbasis AI.

Selain itu, KEK Singhasari juga membangun kerja sama internasional melalui pembentukan Mumbai–Malang Creative Tech Corridor untuk memperkuat industri media, film, animasi, dan konten digital.

Baca Juga: Lupakan Skor 7-0, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Ujian Sesungguhnya di Piala AFF 2026

David mengatakan kolaborasi global tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya industri kreatif baru yang mampu bersaing di tingkat internasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah, media, industri kreatif, dunia pendidikan, dan sektor teknologi, Jawa Timur diyakini memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sekaligus menjadi contoh transformasi media menuju era Beyond Media.

Load More