News / Nasional
Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB
Dyodoran (kanan) bersama Farid, manajer Mie Sapi Gajahan (kiri). (Dok: Pribadi)

Suara.com - Yogyakarta bukan hanya memikat lewat kekayaan budaya, tetapi juga melalui ragam kuliner legendaris yang selalu dirindukan. Dalam edisi terbaru Kuliner Pilihan ShopeeFood, kreator konten kuliner Dyo Kumoro, yang dikenal dengan nama Dyodoran, mengajak penonton menyusuri kisah di balik dua kuliner khas Yogyakarta yang telah menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

Dalam perjalanannya, Dyodoran mengunjungi Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia untuk mengenal lebih dekat perjalanan usaha, keunikan, serta cita rasa yang membuat kedua tempat makan tersebut terus diminati dan ramai dikunjungi. Setiap destinasi kuliner yang dikunjungi meninggalkan kesan tersendiri bagi Dyodoran, mulai dari cita rasa hidangan, suasana tempat, hingga cerita di ballik perjalanan usaha para pemiliknya.

Keseruan kunjungan tersebut terangkum dalam video Kuliner Pilihan ShopeeFood yang dapat disaksikan melalui Instagram ShopeeFood dan YouTube Shopee Indonesia. Selain mengangkat kisah inspiratif di balik setiap tempat makan, video ini juga memperlihatkan pengalaman menikmati kuliner khas Yogyakarta sekaligus kemudahan memesan menu favorit melalui ShopeeFood.

Dalam video tersebut, Dyodoran juga membagikan cara mudah menemukan dan memesan rekomendasi kuliner di ShopeeFood. "Pertama buka ShopeeFood, terus pilih Foodies Pick. Selanjutnya, cari deh sesuai yang kamu inginkan kayak Mie Sapi Gajahan ini. Jangan lupa pakai Diskon Rame Rame 45% sampai dengan Rp200.000,” ujarnya.

Lantas, seperti apa kisah dan keistimewaan dari Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia yang membuat keduanya begitu digemari? Berikut perjalanan Dyodoran menyusuri dua destinasi kuliner ikonis Yogyakarta tersebut.

Mie Sapi Gajahan: Konsisten Berinovasi, Cita Rasa Kian Diminati

Sempat viral di media sosial pada akhir 2024, Mie Sapi Gajahan yang berlokasi di Jalan Gejayan Palem Kecut, Karanggayam, Sleman, Yogyakarta, hingga kini masih menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga lokal maupun wisatawan. Berdiri sejak 2023, tempat makan ini awalnya hanya menyajikan mie dengan chili oil sebagai menu utama, menyasar mahasiswa dengan harga yang ramah di kantong.

“Target kita waktu pertama buka outlet itu mahasiswa, lama-lama banyak wisatawan yang penasaran mau ikut coba,” ujar Farid, Manajer Mie Sapi Gajahan.

Sesuai namanya, menu andalannya menggunakan topping daging sapi cincang yang dimasak dengan resep khas. Mie yang digunakan pun memiliki tekstur tipis dan pipih, menghadirkan sensasi kenyal di setiap gigitan. Dipadukan dengan porsi yang melimpah, tak heran jika hidangan ini menjadi favorit banyak pelanggan. Bahkan, dalam sehari Mie Sapi Gajahan dapat mengolah hingga 30 kilogram daging sapi untuk memenuhi tingginya permintaan.

Baca Juga: Tak Hanya Cari Promo, Konsumen Kini Utamakan Belanja Serba Cepat dengan Shopee Belanja Instant 1 Jam

Dalam kunjungannya, Dyodoran mencicipi tiga menu favorit pelanggan, yaitu Chili Oil Noodle with Collagen, Sweet & Spicy Noodle, dan Signature Noodle from St. Gejayan, yang menjadi menu paling laris.

"Mienya kenyal dan nggak putus," ujar Dyodoran pada suapan pertamanya. Menurutnya, tekstur mie yang tipis dan pipih berpadu dengan gurihnya minyak ayam, chili oil racikan sendiri, serta topping daging sapi cincang bercita rasa manis gurih menciptakan perpaduan rasa yang seimbang dan menggugah selera.

Di balik popularitasnya, Mie Sapi Gajahan terus berinovasi mengikuti kebutuhan pelanggan. Jika pada awal berdiri hanya menawarkan mi chili oil dengan topping daging sapi, kini pilihan menunya semakin beragam, mulai dari hidangan nasi hingga aneka topping seperti ayam, bebek, dan sapi. Beragam masukan pelanggan juga diwujudkan melalui pengembangan menu serta renovasi outlet demi menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih nyaman. Berkat upaya tersebut, Mie Sapi Gajahan kini mampu menjual hingga 500 porsi.

Nasi Telur Bahagia: Berawal Kesederhanaan, Kini Jadi Favorit Pelanggan

Perjalanan Dyodoran bersama ShopeeFood berlanjut ke Nasi Telur Bahagia, sebuah tempat makan yang membuktikan bahwa hidangan sederhana pun mampu mencuri hati banyak pelanggan. Berawal dari sepiring nasi dengan telur mata sapi dan aneka topping, kini restoran ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Yogyakarta.

Ahmad Ihsan, pemilik Nasi Telur Bahagia, bercerita bahwa ide usaha tersebut lahir dari keterbatasan modal. Alih-alih melihatnya sebagai hambatan, ia memanfaatkan kemampuan memasaknya untuk menciptakan menu yang sederhana, lezat, dan terjangkau.

Load More