News / Metropolitan
Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:21 WIB
Tarif layanan angkutan umum Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta yang kini diubah jadi TransBan dara sebesar Rp15.000. (Ist)
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif TransBandara rute Blok M-Soekarno-Hatta sebesar Rp15.000 melalui Keputusan Gubernur pada 31 Juli 2026.
  • Kebijakan tarif baru yang resmi berlaku mulai 1 September 2026 tersebut ditetapkan berdasarkan berbagai masukan pemangku kepentingan.
  • Layanan bus yang beroperasi sejak 12 Maret 2026 ini melayani rata-rata 1.800 hingga 1.900 penumpang setiap hari.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan tarif layanan angkutan umum Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta yang kini diubah jadi TransBandara sebesar Rp15.000.

Penetapan tarif ini tertuang dalam Keputusan Gubernur nomor 685 tahun 2026 yang diumumkan pada Jumat (31/7/2026).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, menjelaskan bahwa kebijakan ini disusun berdasarkan masukan dari Direktur Utama Transjakarta, kajian Polar UI, Litbang Kompas, masyarakat, akademisi, hingga Dewan Transformasi Kota Jakarta.

"Ini bukan kenaikan, ini adalah penetapan, karena sebelumnya belum ditetapkan. Kan masa uji coba, jadi ini adalah tarif penetapan dan tarif dalam rangka perlindungan sosial," kata Budi di Balai Kota DKI Jakarta.

Tarif baru khusus rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta ini akan mulai diterapkan pada 1 September 2026.

"Sambil satu bulan kami mensosialisasikan kepada masyarakat dan kesiapan masyarakat untuk menerima tarif," lanjut Budi.

Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza memaparkan bahwa layanan SH2 ini sudah beroperasi sejak 12 Maret 2026 dengan tarif uji coba sebesar Rp3.500.

Ia mengungkapkan bahwa selama empat bulan terakhir, jumlah penumpang layanan ini mencapai lebih dari 55.000 orang setiap bulan, dengan rata-rata 1.800 hingga 1.900 penumpang per hari.

Welfizon menambahkan, layanan ini dioperasikan dengan 13 unit bus dan headway sekitar 20 menit.

Baca Juga: Bukan Cuma Listrik, Transjakarta Bakal Pakai Bahan Bakar Hidrogen! Ini Bocoran Pramono Anung

Ia juga menjelaskan perbandingan biaya perjalanan menggunakan kendaraan pribadi lewat tol dengan tarif Transjabodetabek rute Soekarno-Hatta, yang pada akhirnya memang perlu disesuaikan.

"Kalau kami mengangkut 8 orang, itu baru Rp28.000. Jadi buat bayar tolnya pun sebenarnya belum cukup," ungkapnya, sembari menyinggung tarif tol umum senilai Rp28.500.

Welfizon menyebut, biaya operasional riil untuk rute sepanjang 64 kilometer tersebut sebenarnya mencapai sekitar Rp70.000 per penumpang.

Dengan demikian, penyesuaian tarif Rp15.000 untuk sekali perjalanan ke Soekarno-Hatta dinilai masih relevan untuk diterapkan.

Apalagi seiring penetapan tarif baru, Transjakarta turut menyiapkan peningkatan layanan ground service di Blok M yang ditargetkan rampung pada September mendatang, termasuk perbaikan akses bagi penumpang yang membawa koper.

Load More