- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terseret dugaan kasus gratifikasi Bupati Kuansing.
- KPK menemukan selisih pengembalian uang sebesar 2.000 Dolar Singapura dari Raja Juli.
- Profil Raja Juli Antoni mencakup karier politik PSI hingga Menteri Kehutanan.
Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni ikut terseret dalam pusaran dugaan kasus gratifikasi yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut adanya selisih angka dalam pengembalian uang yang dilakukan Raja Juli Antoni.
Pihak lembaga antirasuah menduga sang menteri belum mengembalikan seluruh uang yang ada di dalam amplop misterius pemberian Suhardiman.
Lantas, seperti apa sosok dan rekam jejak Raja Juli Antoni? Simak profil lengkapnya berikut ini.
Terseret Kasus 'Amplop' Dolar Singapura
Kaitan antara Raja Juli dan Suhardiman Amby bermula dari penyidikan kasus dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuansing.
Berdasarkan keterangan KPK, peristiwa ini terjadi saat audiensi resmi di kantor kementerian pada 2 Juni 2026.
Suhardiman Amby diduga meninggalkan map berisi amplop yang di dalamnya terdapat mata uang asing senilai Sin$14.000 (Dolar Singapura).
Raja Juli sendiri membantah menerima gratifikasi tersebut. Ia mengaku baru menyadari keberadaan amplop itu setelah Bupati pulang dan langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan uang tersebut secara utuh pada 12 Juni 2026.
Baca Juga: 5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot
Namun, KPK menemukan kejanggalan. Juru Bicara KPK menyebut Raja Juli diduga baru mengembalikan sebesar 12.000 dolar Singapura, sehingga masih ada selisih 2.000 dolar Singapura yang belum dikembalikan ke tangan penyidik.
Sosok Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni sendiri lahir di Pekanbaru pada 13 Juli 1977. Ia merupakan putra dari Raja Ramli Ibrahim, tokoh masyarakat Riau sekaligus mantan Wakil Ketua PW Muhammadiyah Riau.
Latar belakang pendidikannya tergolong sangat mentereng dengan gelar doktor (Ph.D) dari luar negeri berikut ini.
- S1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir: IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta), lulus tahun 2001.
- S2 Peace Studies: Universitas Bradford, Inggris (Penerima beasiswa Chevening Award).
- S3 Ilmu Politik: Universitas Queensland, Australia (Penerima beasiswa ADS).
Rekam Jejak Organisasi dan Karier Politik
Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Raja Juli dikenal sebagai aktivis Muhammadiyah.
Berita Terkait
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
Bukan Cuma Raja Juli, Pejabat Kemenhut Diduga Ikut Terima Dolar dari Bupati Kuansing
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
Masuk Jajaran Bupati Terkaya di Jawa Tengah, Berikut Rincian Harta Kekayaan Anom Widiyantoro
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gimana Caranya agar Cushion Tidak Oksidasi saat Make Up? Ini Tips dari MUA Profesional
-
Ditanya soal Isu Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit, Mensesneg: Hah? Kata Siapa?
-
War Tiket Upacara HUT RI di Istana: Menonton Pesta di Tengah Jeritan Rakyat
-
Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia
-
ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL
-
Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal
-
Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif