- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terseret dugaan kasus gratifikasi Bupati Kuansing.
- KPK menyoroti selisih pengembalian uang amplop Singapura oleh Raja Juli.
- Karier politik Raja Juli Antoni membentang dari PDIP hingga pendiri PSI.
Suara.com - Sosok Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni belakangan ini cukup disorot.
Namanya ikut disebut dalam kasus ugaan gratifikasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby.
Kabar terbaru, KPK menyoroti adanya selisih uang dalam amplop yang dikembalikan oleh Raja Juli Antoni.
Dari total 14.000 Dolar Singapura yang diduga diberikan Suhardiman, Raja Juli Antoni dikabarkan hanya mengembalikan 12.000 Dolar Singapura.
Hal ini tentu membuat sosok Raja Juli Antoni menjadi sorotan publik, mulai dari jejak karier politiknya hingga bisa duduk di kursi menteri.
Pentolan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Raja Juli Antoni dikenal sebagai salah satu tokoh kunci di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ia bukan sekadar kader biasa, melainkan salah satu pendiri partai yang identik dengan anak muda tersebut.
Saat ini, Raja Juli menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Sepatu Lari Nike Terbaik untuk Daily Run, Nyaman dan Empuk
Sebelum berlabuh dan membesarkan PSI, ia ternyata memiliki riwayat politik di partai lain.
Raja Juli tercatat pernah menjadi kader PDI Perjuangan (PDIP) hingga tahun 2014.
Ia bahkan sempat maju sebagai Caleg DPR RI dari PDIP pada Pemilu 2009 untuk Dapil Jawa Barat IX.
Namun, saat itu ia gagal melenggang ke Senayan setelah kalah perolehan suara dari politisi senior seperti Maruarar Sirait dan TB Hasanuddin.
Karier Melesat di Era Jokowi hingga Prabowo
Karier birokrasi Raja Juli Antoni mulai meroket saat ditunjuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Raja Juli Antoni, Menhut yang Terseret Kasus Gratifikasi Bupati Kuansing
-
Profil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Diduga Terima Amplop Dolar dari Eks Bupati Kuansing
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
Bukan Cuma Raja Juli, Pejabat Kemenhut Diduga Ikut Terima Dolar dari Bupati Kuansing
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas
-
3 Contoh Teks Protokol Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
-
Kombo dan Build Item Tersakit Saber di MLBB: Kabur kalau Ketemu 5 Hero Ini
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Driver Ojol Tasikmalaya Geram, Pemesan Misterius Diduga Sengaja Lakukan Order Fiktif Berulang