News / Nasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:34 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan rasa sedih di Istana Kepresidenan pada Kamis, 6 Agustus 2026.
  • Yurizal, pasien BPJS Kesehatan, meninggal dunia setelah mengeluhkan kesulitan mendapat ruang rawat inap sejak 22 Juli.
  • Unggahan Yurizal di Threads menuai kritik karena mendapat komentar tidak berempati dari oknum tenaga kesehatan.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku sedih atas meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang sempat viral di media sosial Threads.

Hal ini menyusul gelombang kritik publik terhadap sejumlah oknum dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang diduga memberikan komentar tidak berempati kepada pasien tersebut setelah ia mengeluhkan kesulitan mendapatkan ruang rawat inap.

"Hati saya sedih," kata Budi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Budi mengingatkan bahwa setiap profesi seharusnya memiliki empati terhadap masyarakat, termasuk tenaga kesehatan.

"Harusnya apapun profesi kita, kita harus punya empati lah ke masyarakat," katanya.

Budi tidak menanggapi lebih lanjut persoalan tersebut. Ia hanya menyampaikan rasa prihatinnya.

Sebelumnya, kasus ini bermula dari unggahan Yurizal melalui akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli lalu. Dalam unggahan itu, ia menceritakan pengalamannya kesulitan mendapatkan ruang rawat inap di sebuah rumah sakit.

Unggahan tersebut justru menuai komentar bernada negatif dari sejumlah akun yang diduga milik tenaga kesehatan.

Polemik itu semakin menjadi sorotan setelah Yurizal dikabarkan meninggal dunia. Warganet pun mempertanyakan etika tenaga kesehatan dalam menyampaikan komentar di ruang digital.

Baca Juga: Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Load More