News / Nasional
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:25 WIB
Sejumlah kelompok masyarakat melakukan unjuk rasa menolak maraknya peredaran obat-obatan keras berbahaya Tramadol di wilayah Tanah Abang, Jakarta pada Jumat (7/8/2026). [Suara.com/Alif]
Baca 10 detik
  • Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Tanah Abang pada Jumat (7/8/2026).
  • Massa melakukan long march dan berorasi menolak maraknya peredaran obat keras berbahaya Tramadol di lokasi tersebut.
  • Aksi protes yang dikawal mobil komando ini menyebabkan situasi lalu lintas di sekitar lokasi menjadi padat merayap.

Suara.com - Sejumlah kelompok masyarakat melakukan unjuk rasa menolak maraknya peredaran obat keras berbahaya Tramadol di kawasan Tanah Abang, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026).

Mereka melakukan long march dari Jalan Jati Pinggir diiringi mobil komando menuju Jalan Jembatan Tinggi sebagai titik aksi.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi hingga pukul 15.35 WIB, ratusan massa aksi telah menyemut di Jalan Jembatan Tinggi sembari meneriakkan penolakan terhadap peredaran Tramadol. Situasi lalu lintas tampak padat merayap.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan orasi secara bergantian. Poster bertuliskan "Stop Peredaran Tramadol" turut dibawa sebagai bentuk protes.

"Kami mengecam perederan narkoba di Tanah Abang ini," kata salah satu orator disambut teriakan dari massa lainnya.

Berdasarkan pantauan, massa aksi merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat. Mereka di antaranya Front Persaudaraan Islam (FPI), Pasukan Persaudaraan, Emak-emak Petamburan, dan lainnya.

Reporter: Alif Bintang

Load More