- Sudin Pendidikan Jakarta Selatan merelokasi dua SD di Kebayoran Lama pada Agustus 2026 untuk pembangunan gedung baru.
- Kegiatan belajar mengajar siswa dipindahkan ke sekolah lain dan dibagi menjadi dua sesi akibat keterbatasan ruang kelas.
- Renovasi total dilakukan karena sebagian bangunan sekolah sebelumnya roboh sejak tahun 2024 dan tidak kunjung diperbaiki.
Suara.com - Dua sekolah dasar negeri di Kebayoran Lama, yakni SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11, akan direlokasi sementara demi mengejar percepatan pembangunan gedung baru.
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I, Santoso, mengungkapkan hal itu usai menggelar sosialisasi kepada orang tua murid dan pihak kecamatan setempat hari ini, Selasa (11/8/2026).
"Jadi kami menyampaikan kepada orang tua, untuk sementara kegiatan belajar mengajar untuk SDN 09 kami alihkan di SDN Pondok Pinang 05. Kemudian untuk SDN 11 kami pindahkan di sini, yaitu SDN Kebayoran Lama Utara 03," paparnya.
Santoso melanjutkan, proses pemindahan barang-barang sekolah ditargetkan bisa rampung pada pertengahan Agustus ini.
Setelah seluruh barang dipindahkan, proses pembongkaran gedung lama dijadwalkan dimulai awal September.
"Mudah-mudahan setelah itu bisa langsung groundbreaking pembangunan gedung baru," harap Santoso.
Proses pembangunan gedung baru diperkirakan berlangsung sekitar satu tahun, karena dikerjakan oleh pihak ketiga.
Selama masa relokasi tersebut, jadwal belajar siswa yang menumpang akan dibagi menjadi dua sesi karena keterbatasan ruang kelas.
"Ada proses kegiatan belajar mengajar untuk yang menumpang juga bisa ada yang pagi. Tapi tentunya karena ruang kelasnya terbatas, masih ada yang harus belajar siang," jelas Santoso.
Baca Juga: Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
Santoso juga memastikan, jadwal belajar siswa di sekolah yang ditumpangi tidak akan terganggu.
Penyesuaian jam belajar juga mempertimbangkan perbedaan durasi belajar antara siswa kelas rendah dan kelas tinggi.
"Anak-anak seperti kelas 1, kelas 2 itu kan memang jam belajarnya lebih cepat daripada yang kelas 6. Jadi kami sudah atur sedemikian rupa, Insyaallah tidak akan terganggu dengan haknya siswa-siswi belajar di lokasi tempat yang ditumpangi," pungkas Santoso.
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sendiri adalah sekolah yang belum lama ini viral gara-gara sebagian bangunannya roboh sejak 2024, dan tidak kunjung mendapat perbaikan.
Akibatnya, siswa-siswi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 harus mengungsi ke gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada satu komplek dengan sekolah mereka untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Usai kasus tersebut viral, Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan memutuskan bakal merenovasi total kedua bangunan sekolah.
Kedua sekolah juga rencananya akan digabungkan menjadi satu, dengan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 saja yang masih dipertahankan.
Berita Terkait
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City
-
HIPMI Jakarta Selatan Gelar Miners 2026, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda dan Investor
-
Polisi Tegaskan Tak Ada Ekskul Menembak di Sekolah Harapan Ibu Jaksel
-
Bukan Buat Ekskul! Polisi Tepis Klaim Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel Terkait Latihan Menembak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan
-
Rekomendasi Bedak Wardah untuk Kulit Bruntusan, Makeup Jadi Flawless dan Kulit Tetap Aman
-
Temuan Senjata di Sekolah, PJJ Jadi Langkah Tepat Jaga Keamanan Siswa
-
Duit Rp1 Triliun untuk Pembangunan Jalan Lintas Bono Pelalawan
-
Kemenko Polkam Buka Suara soal Motor Wartawan yang Raib di Depan Kantornya
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris
-
12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi
-
Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya