- Polda Metro Jaya memastikan 995 benda mirip pistol di sekolah Jakarta Selatan bukan senjata api.
- Polisi menyelidiki kepemilikan barang milik DS yang telah wafat sejak tahun 2020 silam.
- Penyidik memeriksa mantan ketua yayasan Indra Wargadalem karena barang tersimpan di ruang kerjanya.
Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan 995 benda berbentuk pistol yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan bukan merupakan senjata api.
“995 benda berbentuk senjata tersebut kami pastikan itu bahwa itu bukan senjata api,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin di kantornya, Senin (10/8/2026).
Saat ini, lanjut Iman, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan ratusan benda berbentuk senjata yang ditemukan dalam ruang kerja eks ketua yayasan, Indra Wargadalem alias IWD.
“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan dari barang-barang tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, polisi mengidentifikasi pemilik 995 pucuk senjata yang tersimpan dalam ruangan mantan Ketua Yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel).
Pemilik ratusan senjata tersebut merupakan DS. Namun, Budi tidak merinci sosok DS hingga bisa menguasai ratusan pucuk senjata.
"Saat pendalaman satu pucuk diduga senjata api ini, setelah didalami kepemilikan atas nama Saudara DS," kata Budi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, Budi mengaku jika DS telah meninggal dunia sejak 2020 lalu. Sehingga, penelusuran senjata ini bakal dilakukan lebih lanjut.
"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," ucapnya.
Baca Juga: Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan
Budi mengatakan, saat ini pihaknya bakal memeriksa IWD selaku mantan ketua yayasan sekolah sebab senjata tersebut berada di dalam ruangannya.
"Kita akan mengundang Saudara IW dalam hal ini untuk memberikan keterangan. Termasuk akan melakukan pendalaman terkait tentang asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan,” kata Budi.
Hingga saat ini, kata Budi, penyelidikan masih dilakukan oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak bersama Polres Metro Jakarta Selatan.
“Penyelidikan sampai saat ini masih dilakukan oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan," jelas Budi.
Sebelumnya, publik digemparkan dengan penemuan 995 benda berbentuk senjata di dalam sekolah swasta di Jakarta Selatan.
Ratusan benda berbentuk senjata tersebut tersimpan dalam ruangan yang sebelumnya ditempati oleh eks ketua yayasan, Indra Wargadalem.
Terkuaknya penyimpanan benda berbentuk senjata ini dilatari terjadinya konflik internal yayasan. Indra dipecat sebagai ketua yayasan sekolah akibat dugaan penyelewengan dana yayasan.
Berita Terkait
-
Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan
-
Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City
-
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi