- Kebakaran melanda permukiman dan usaha di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari.
- Peristiwa tersebut berdampak pada 38 jiwa serta menghanguskan berbagai bangunan dan sejumlah kendaraan bermotor.
- Petugas gabungan mengerahkan 24 unit pemadam dan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.
Suara.com - Kebakaran besar melanda kawasan permukiman dan usaha di Jalan Lampiri Raya No. 28, RT 02 dan RT 04/RW 012, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (12/8/2026) dini hari.
Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 00.25 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pemadaman hingga pendinginan yang baru dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut berdampak pada 10 kepala keluarga (KK) atau 38 jiwa. Sejumlah bangunan dan kendaraan turut terdampak, mulai dari pabrik bingkai, gudang tenda, kios potong ayam, satu unit rumah, hingga sembilan unit kontrakan.
Selain itu, api juga berdampak pada satu mobil pikap, dua mobil boks, dan dua unit minibus Grandmax.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan penanganan kebakaran melibatkan personel dari berbagai instansi.
"Kami telah mengerahkan 24 unit Disgulkarmat bersama personel TRC BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, PSKB/Tagana Dinsos, Polsek, dan Koramil setempat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi," ujar Marulitua dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Rabu.
Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Jumlah kerugian material yang dialami korban juga masih dalam pendataan.
"Penyebab kebakaran serta estimasi kerugian material masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan," lanjut Marulitua.
Lalu Lintas Direkayasa
Baca Juga: 10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
Penanganan kebakaran turut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur kemudian menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan pihaknya menerapkan contraflow di Jalan Laksamana Malahayati.
"Arus lalu lintas dari arah Timur menuju Barat yang biasanya melalui sisi selatan, kami alihkan ke sisi utara jalan tersebut," ujar Harlem.
Selain itu, sisi utara jalan yang sebelumnya hanya diberlakukan satu arah turut disesuaikan agar arus kendaraan dari kedua sisi tetap dapat terlayani.
Harlem mengatakan personel Dishub Jakarta Timur terus bersiaga di lokasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan selama proses penanganan kebakaran.
"Personel kami proaktif melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan, termasuk memastikan kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di lokasi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rekam Jejak Ayah Bigmo: Sempat Jadi Buronan dan Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi
-
3 Contoh Susunan Acara Tirakatan Malam 17 Agustus 2026, Khidmat dan Meriah
-
4 Daftar Bahan Aktif yang Efektif dalam Serum Penumbuh Rambut, Kenali Fungsinya
-
Kim Soo Hyun Comeback TV, Jadi Special Guest dalam Acara Mahakarya RCTI 37
-
Membongkar Pesan Posesif dan Self Love di Balik Judul Nyeleneh MMG Naykilla
-
Harga Vape Lebih Murah dari Rokok Konvensional, Remaja Jadi Kelompok Rentan
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Emisi Metana TPA AS Disebut Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan, Apa Penyebabnya?
-
DKI Kembangkan Pusat Olah Organik Ciangir untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Seberapa Efektif?