- Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam aksi tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah miras di The Sounds Project, Ancol.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyesalkan insiden tersebut karena mencederai upaya pemerintah menjaga kerukunan antarumat beragama di ibu kota.
- Pihak MC bernama Ega telah menyampaikan permintaan maaf.
Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam aksi tantangan hafalan Al-Qur’an berhadiah miras atau minuman beralkohol di acara festival musik The Sounds Project. Ia meminta pelaku usaha hiburan tidak menjadikan agama sebagai gimmick untuk menarik perhatian pengunjung.
Suhud menilai aksi tersebut telah melukai perasaan umat beragama, khususnya umat Islam. Ia meminta kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam kegiatan hiburan di Jakarta.
"Jangan sampai ini terulang dimasa yang akan datang dalam kegiatan hiburan-hiburan lainnya," tegas Suhud kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).
Menurut Suhud, pelaku usaha, terutama di sektor hiburan, seharusnya mengembangkan kreativitas melalui inovasi bisnis yang sehat tanpa menggunakan simbol atau aktivitas keagamaan sebagai gimmick acara.
"Sehingga hiburan di kota Jakarta yang menuju kota global ini tetap kreatif, inovatif dan berbudaya," harap Suhud.
Kontroversi tersebut bermula dari video yang memperlihatkan peserta ditantang menghafalkan Surah Ad-Dhuha dengan iming-iming hadiah berupa sebotol minuman keras di salah satu booth sponsor The Sounds Project Vol 9 yang digelar pada 7-9 Agustus 2026 di Ancol.
Aksi tersebut kemudian menuai kecaman publik karena dinilai mencampurkan aktivitas keagamaan dengan promosi minuman beralkohol.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyesalkan kejadian tersebut. Ia menilai peristiwa itu tidak semestinya terjadi di Jakarta, terutama di tengah upaya Pemerintah Provinsi DKI menjaga kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, MC yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut telah menyampaikan permintaan maaf. Figur bernama Ega itu mengaku gagal mengendalikan situasi ketika mikrofon yang digunakannya direbut pengunjung.
Baca Juga: Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan
Situasi tersebut kemudian berujung pada munculnya sayembara hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah sebotol minuman keras yang berasal dari salah satu audiens.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Zulhas Akui Pernah Dikasih Uang Rp 893 Miliar dari George Soros
-
Hiburan Jakarta Harus Berbudaya! DPRD DKI Kecam Keras Agama Jadi Gimmick Jualan Miras
-
Sukses Tanpa Gelar: Bahaya Romantisasi Kemiskinan di Balik Mahalnya UKT
-
3 Sunscreen Tidak Perih di Mata Saat Berkeringat, Mulai Rp60 Ribuan
-
Capaian Positif Penjualan Daihatsu Sigra di GIIAS 2026
-
Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai
-
BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN
-
Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama