News / Metropolitan
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudi.
Baca 10 detik
  • Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam aksi tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah miras di The Sounds Project, Ancol.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyesalkan insiden tersebut karena mencederai upaya pemerintah menjaga kerukunan antarumat beragama di ibu kota.
  • Pihak MC bernama Ega telah menyampaikan permintaan maaf.

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam aksi tantangan hafalan Al-Qur’an berhadiah miras atau minuman beralkohol di acara festival musik The Sounds Project. Ia meminta pelaku usaha hiburan tidak menjadikan agama sebagai gimmick untuk menarik perhatian pengunjung.

Suhud menilai aksi tersebut telah melukai perasaan umat beragama, khususnya umat Islam. Ia meminta kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam kegiatan hiburan di Jakarta.

"Jangan sampai ini terulang dimasa yang akan datang dalam kegiatan hiburan-hiburan lainnya," tegas Suhud kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Menurut Suhud, pelaku usaha, terutama di sektor hiburan, seharusnya mengembangkan kreativitas melalui inovasi bisnis yang sehat tanpa menggunakan simbol atau aktivitas keagamaan sebagai gimmick acara.

"Sehingga hiburan di kota Jakarta yang menuju kota global ini tetap kreatif, inovatif dan berbudaya," harap Suhud.

Booth Newport di The Sounds Project (Bidikan layar video viral/diedit dengan AI).

Kontroversi tersebut bermula dari video yang memperlihatkan peserta ditantang menghafalkan Surah Ad-Dhuha dengan iming-iming hadiah berupa sebotol minuman keras di salah satu booth sponsor The Sounds Project Vol 9 yang digelar pada 7-9 Agustus 2026 di Ancol.

Aksi tersebut kemudian menuai kecaman publik karena dinilai mencampurkan aktivitas keagamaan dengan promosi minuman beralkohol.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyesalkan kejadian tersebut. Ia menilai peristiwa itu tidak semestinya terjadi di Jakarta, terutama di tengah upaya Pemerintah Provinsi DKI menjaga kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, MC yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut telah menyampaikan permintaan maaf. Figur bernama Ega itu mengaku gagal mengendalikan situasi ketika mikrofon yang digunakannya direbut pengunjung.

Baca Juga: Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan

Situasi tersebut kemudian berujung pada munculnya sayembara hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah sebotol minuman keras yang berasal dari salah satu audiens.

Load More